Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger Kebakaran Gudang Pestisida Buat Sungai di Tangsel Memutih, Ikan-Ikan Mati
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Gudang Bahan Kimia di Bangladesh Tewaskan 69 Orang

Kamis, 21 Februari 2019 - 09:55:00 WIB
Kebakaran Gudang Bahan Kimia di Bangladesh Tewaskan 69 Orang
Kebakaran yang melanda gedung apartemen dan gudang bahan kimia di Bangladesh. (Foto: AFP/India Times)
Advertisement . Scroll to see content

DHAKA, iNews.id - Setidaknya 69 orang tewas dalam kobaran api besar yang melalap gedung apartemen yang juga digunakan sebagai gudang bahan kimia di bagian lama ibu kota Bangladesh, Dhaka.

Puluhan orang terjebak, tidak dapat melarikan diri ke jalan-jalan sempit di luar gedung. Gudang itu diketahui ketika menyimpan bahan kimia, semprotan tubuh, dan plastik yang sangat mudah terbakar.

Kepada AFP, Kamis (21/2/2019), pejabat pemadam kebakaran Mahfuz Riben mengatakan 69 orang tewas; sementara kepala dinas pemadam kebakaran Bangladesh, Ali Ahmed, mengatakan jumlah korban bisa terus meningkat.

"Jumlah mayat mungkin bertambah. Pencarian masih berlangsung," katanya, kepada AFP.

Menurut Ahmed, kobaran api di Chawkbazar di bagian lama kota itu mungkin dimulai dari ledakan tabung gas, sebelum dengan cepat menyebar melalui gudang penyimpanan bahan kimia.

Api berkobar melalui empat bangunan yang bersebelahan, yang juga digunakan sebagai gudang bahan kimia.

"Ada kemacetan lalu lintas ketika kebakaran terjadi. Api menyebar begitu cepat sehingga orang-orang tidak dapat melarikan diri," katanya.

Dia menyebut jalan-jalan di sekitar gedung dengan bangunan itu hanya terpisah beberapa sentimeter.

Pejabat pemadam kebakaran lainnya mengatakan, kobaran api yang dimulai sekitar pukul 22.40 (16:40 GMT) pada Rabu lalu. Lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api.

"Ini akan memakan waktu. Ini tidak seperti kebakaran lainnya," katanya.

Gambar-gambar di televisi menunjukkan, gerbang utama menjadi salah satu bangunan yang terblokir sehingga orang yang ada di dalamnya terjebak, tidak dapat menyelamatkan diri.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut