Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hebat di Pabrik Cengkareng, Api Lalap Area 1.000 Meter Persegi
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran di KTT Iklim COP30 Brasil Terjadi saat Pembahasan Isu Krusial, Sabotase?

Jumat, 21 November 2025 - 10:13:00 WIB
Kebakaran di KTT Iklim COP30 Brasil Terjadi saat Pembahasan Isu Krusial, Sabotase?
Kebakaran lokasi KTT Iklim PBB COP30 di Belem, Brasil, Kamis (20/11), memicu tanda tanya besar mengenai penyebabnya (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

BRASILIA, iNews.id - Kebakaran yang melanda lokasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Iklim PBB COP30 di Belem, Brasil, Kamis (20/11/2025), memicu tanda tanya besar. Insiden itu terjadi tepat ketika para delegasi tengah memasuki pembahasan isu paling krusial dalam perundingan perubahan iklim, menimbulkan spekulasi liar, termasuk dugaan sabotase.

Api tiba-tiba muncul di bagian atap beberapa paviliun yang terbuat dari bahan seperti kain, sehingga mudah terbakar dan bolong dilalap api. Asap tebal menyelimuti koridor penghubung antar-paviliun, membuat para delegasi dari berbagai negara panik dan berlarian keluar sambil berteriak “kebakaran”.

Petugas keamanan bergerak cepat dan berhasil mengendalikan api hanya dalam waktu enam menit. Namun, kerusakan sudah terlanjur terjadi.

Penyelenggara COP30 dan badan Perubahan Iklim PBB menyebut kerusakan bersifat “terbatas” dan berencana membuka kembali venue paling cepat Kamis pukul 20.00 waktu setempat.

Sebanyak 13 peserta dilaporkan harus dirawat akibat menghirup asap.

Momen Kritis: Kebakaran Muncul Saat Pembahasan Isu Sensitif

Yang membuat banyak pihak heran, kebakaran terjadi di saat konferensi sedang masuk fase pembahasan penting, mulai dari mekanisme pendanaan transisi hijau, komitmen penurunan emisi, hingga persoalan operasionalisasi dana kerugian dan kerusakan (loss and damage).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut