Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Dahsyat Los Angeles Diperkirakan Belum Akan Membaik, Ini Penyebabnya

Senin, 13 Januari 2025 - 10:32:00 WIB
Kebakaran Dahsyat Los Angeles Diperkirakan Belum Akan Membaik, Ini Penyebabnya
Kebakaran Los Angeles diperkirakan belum akan membaik pada pekan ini, merujuk pada kondisi cuaca.Kebakaran dahsyat Los Angeles diperkirakan belum akan membaik pada pekan ini akibat kondisi cuaca (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

LOS ANGELES, iNews.id - Kebakaran dahsyat Los Angeles diperkirakan belum akan membaik pada pekan ini, merujuk pada kondisi cuaca. Angin kencang masih akan bertiup di California Selatan hingga pertengahan pekan ini berdasarkan perkiraan cuaca. Kondisi diperburuk dengan vegetasi kering serta rendahnya kelembaban udara.

Cuaca seperti ini bukan hanya terjadi di Los Angeles, melainkan wilayah California Selatan lainnya. Para pakar bahkan memprediksi kebakaran Los Angeles sebagai pembuka musibah lainnya di California Selatan.

Meski ada kemajuan dalam pemadaman di dua kebakaran Los Angeles, yakni Sunset Fire dan Hurst Fire, kebakaran di wilayah lain seperti Palisades Fire dan Eaton Fire masih tak terkendali.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Los Angeles Kristin Crowley mengatakan, kondisi angin membaik pada Sabtu malam telah memperlambat penyebaran Palisades Fire, namun itu bukan akhir dari segalanya. Palisedes Fire masih sangat besar, hanya 10 sekitar persen kebakaran yang bisa dikendalikan.

Crowley menambahkan, Hurst Fire di dekat San Fernando telah dikendalikan 89 persen dari total 323 hektare yang terbakar. Namun, petugas pemadam kebakaran mengantisipasi embusan angin 80 km per jam pada Minggu (12/1/2025) yang bisa membuat kondisi berbalik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut