Kasus Strawberry Mengandung Jarum Masih Misterius
SYDNEY, iNews.id - Kasus temuan jarum di strawberry di Australia sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Namun hingga saat ini, polisi belum bisa memecahkan misteri siapa yang nekat memasukkannya.
Polisi mengancam akan memenjarakan pelakunya hingga 10 tahun. Kasus ini memicu keresahan warga di penjuru Australia meski kasus ini tidak ditemukan di semua negara bagian.
Hasil laporan yang didapat petugas, kini jarum dalam buah juga ditemukan di apel dan pisang. Kasus ini ditemukan di daerah Sydney, memaksa polisi mengeluarkan peringatan terhadap warga yang mengonsumsi buah. Warga disarankan memotong terlebih dulu strawberry dan buah lain sebelum dimasukkan ke mulut.
"Ini pelanggaran serius, (pelaku) bisa dipenjara 10 tahun," kata pejabat kepolisian New South Wales, Danny Doherty, dikutip dari AFP, Selasa (18/9/2018).
Menurut dia, di New South Wales saja pihaknya sudah menerima 20 laporan adanya jarum dalam strawberry. Ini merupakan laporan terbanyak dibandingkan wilayah lain di Australia.
"Kami belum mengetahui motif dan alasan mengapa ada orang yang melakukan ini. Kami belum mengetahui apa keinginan (pelaku)," ujarnya.
Di Negara Bagian Queensland, di mana kasus ini diyakini bermula, pihak berwenang memberikan bantuan dana kepada para petani untuk mengolah produk mereka. Beberapa pedagang strawberry juga menggunakan detektor logam untuk memastikan produk mereka aman dilepas ke pasar.
Kasus ini juga menimbulkan kekhawatiran di Selandia Baru meskipun belum ada kasus yang dilaporkan. Pasalnya, banyak buah-buahan di negara itu banyak yang diimpor dari Australia.
Akibatnya, Selandia Baru menghentikan sementara impor strwaberry Australia.
Editor: Anton Suhartono