Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Victoria Segera Lockdown

Kamis, 27 Mei 2021 - 09:07:00 WIB
Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Victoria Segera Lockdown
Ilustrasi lockdown. (Foto: pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

SYDNEY, iNews.id - Negara bagian terpadat kedua di Australia, Victoria segera menerapkan lockdown mulai Kamis (27/5/2021). Sebelumnya, para menteri senior bertemu pada Rabu (26/5/2021) malam untuk membahas langkah-langkah menanggulangi Covid-19 di Melbourne.

Surat kabar Sydney Morning Herald melaporkan, pemerintah negara bagian akan mengkonfirmasi rincian akhir dari lockdown Kamis pagi sebelum mengumumkan langkah-langkah kepada masyarakat. 

Seorang juru bicara departemen kesehatan negara bagian Victoria mengatakan, kemungkinan akan ada pembaruan tentang situasi pandemi di Victoria pada Kamis pagi.

Lockdown mengharuskan orang harus tinggal di rumah kecuali untuk urusan penting. Lockdown diperkirakan akan berlangsung setidaknya selama tiga hari.

Kasus positif Covid-19 di Melbourne pada awal minggu ini telah membengkak menjadi 15 kasus.  Jumlah lokasi yang terpapar virus melampaui 70 titik. 

Sejauh ini, 300 kontak dekat dari kasus-kasus tersebut telah diidentifikasi. Mereka diketahui banyak mengunjungi tempat-tempat ramai termasuk stadion olahraga dan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di negara ini.

Otoritas Victoria pada Rabu telah memperingatkan 24 jam ke depan akan sangat penting untuk membatasi penyebaran kasus. Mereka juga mengatakan, pembatasan lebih lanjut dapat diberlakukan untuk menahan penyebaran Covid.

Beberapa peraturan terkait pencegahan penyebaran Covid juga diterapkan di daerah dengan jumlah penduduk 5 juta jiwa tersebut. Di antaranya membatasi jumlah peserta pertemuan, wajib bermasker di restoran, hotel, dan lokasi dalam ruangan lainnya hingga 4 Juni.

Victoria mengalami salah satu pembatasan paling ketat dan terpanjang di dunia tahun lalu setelah gelombang kedua Covid-19 menewaskan lebih dari 800 orang di negara bagian itu. Jumlah ini menyumbang 90 persen dari total kematian Australia sejak pandemi dimulai.

Pelacakan kontak yang cepat, lockdown sementara dan aturan jarak sosial yang ketat telah membantu Australia menjaga angka Covid-19 relatif rendah. Jumlah kasus positif mencapai lebih dari 30.000 kasus dan 910 di anntaranya meninggal. 

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut