Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penumpang Commuter Line Tembus 400 Juta Orang Sepanjang 2025, Jabodetabek Tertinggi
Advertisement . Scroll to see content

Kaki Perempuan Diamputasi Langsung di Bandara akibat Terjepit Travelator

Jumat, 30 Juni 2023 - 17:54:00 WIB
Kaki Perempuan Diamputasi Langsung di Bandara akibat Terjepit Travelator
Perempuan di Thailand terpaksa menjalani operasi amputasi kaki di Bandara Don Mueang Bangkok. (Foto: ViralPress))
Advertisement . Scroll to see content

BANGKOK, iNews.id - Seorang perempuan di Thailand terpaksa menjalani operasi amputasi kaki di Bandara Don Mueang Bangkok. Pasalnya, kakinya terjepit travelator

Kejadian nahas itu menimpa penumpang berusia 57 tahun pada Kamis (29/6/2023). Dengan terpaksa, penumpang yang seharusnya naik penerbangan pagi dari Bandara Don Mueang Bangkok ke Provinsi Nakhon Si Thammarat selatan itu kehilangan kaki kiri hingga atas lutut.

Gambar yang beredar secara online menunjukkan kaki perempuan terjepit hingga atas lutut di ujung travelator. Sebuah koper yang kehilangan dua roda tergeletak di dekatnya. Pelat seperti sisir kuning terlihat terputus dari tempat biasanya menutupi tepi di ujung travelator. 

Direktur Bandara Don Mueang Karun Thanakuljeerapat saat konferensi pers mengucapkan rasa belasungkawa atas kejadian itu. Dia pun menegaskan, pihak bandara akan berupaya kecelakaan serupa tak terjadi lagi. 

"Atas nama Bandara Internasional Don Mueang, saya ingin menyampaikan belasungkawa terdalam atas kecelakaan itu. Saya ingin menegaskan, kami akan memastikan bahwa kecelakaan seperti itu tidak akan terjadi lagi," katanya.

Pihak bandara akan bertanggung jawab penuh atas biaya medis perempuan tersebut. Mereka juga akan dengan tangan terbuka untuk negosiasi mengenai kompensasi lainnya.

Dia menjelaskan, tim medis di rumah sakit memberi tahu jika mereka tidak dapat memasang kembali kakinya yang terjepit.  Perempuan itu lalu meminta dipindahkan ke rumah sakit lain untuk mencari kemungkinan lain. 

Travelator  itu diproduksi oleh perusahaan Jepang Hitachi dan dipasang pada  1996. Sebenarnya ada rencana untuk meminta perubahan anggaran untuk menggantinya ke model yang lebih baru pada 2025.

Alat itu diperiksa setiap hari, dengan pemeriksaan bulanan tambahan. Kini travelator telah ditutup dan tim teknisi sedang memeriksanya untuk menentukan penyebab kecelakaan itu.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut