Jerman Uji Coba Senjata Laser dari Kapal Perang untuk Pertama Kali, Hancurkan Drone
BERLIN, iNews.id - Jerman menguji coba senjata laser berenergi tinggi (HEL) dari kapal perang fregat untuk pertama kali. Penembakan dilakukan pada akhir Agustus lalu di Laut Baltik.
Produsen senjata laser Jerman Rheinmettal menyatakan, kapal fregat kelas Sachsen menembakkan laser ke target udara yakni beberapa drone dan berhasil merontokkannya. Jangkauan dari target senjata laser itu pendek dan sangat pendek.
Disebutkan, tujuan uji tembak itu juga untuk mengetahui kemampuan sensor dan radar elektro-optik HEL. Uji coba ini akan terus berlanjut hingga pertengahan 2023 melibatkan berbagai tantangan guna mengetahui sejauh mana kemampuan HEL.
Hasil uji coba tersebut akan membantu produsen untuk menentukan apa yang harus dilakukan lagi untuk membuatnya lebih sempurna.
Kapal Perang AL Rusia dan China Patroli Bersama di Samudera Pasifik, Ada Apa?
“Uji coba saat ini menetapkan tahap dasar dalam memperkenalkan sistem dan kemampuan senjata laser ke Bundeswehr, kemampuan yang hubungannya sama sekali tidak terbatas pada Angkatan Laut saja. Industri pertahanan terus mengalami perkembangan dalam sistem laser yang akan melindungi pasukan dari bahaya di berbagai kondisi," bunyi pernyataan Rheinmettal, dikutip dari RT.
Militer negara Barat kini berlomba-lomba mengembangkan sistem pertahanan dari serangan drone. Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menyatakan drone akan mendominasi medan pertempuran di masa depan.
Blak-blakan, Pejabat Militer AS Akui Latih Tentara Ukraina Tenggelamkan Kapal Perang Rusia
“Drone akan sama pentingnya dalam pertempuran seperti artileri saat ini,” kata pejabat Angkatan Darat AS, Curt Taylor.
Sementara itu laser dianggap sebagai senjata yang penting untuk menangkal serangan drone serta bentuk serangan udara lainnya.
Editor: Anton Suhartono