Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Fineshield, Proteksi Jam Tangan Mewah dengan Teknologi Jerman
Advertisement . Scroll to see content

Jerman Berencana Perpanjang Lockdown sampai 14 Maret

Rabu, 10 Februari 2021 - 18:47:00 WIB
Jerman Berencana Perpanjang Lockdown sampai 14 Maret
Kanselir Jerman, Angela Merkel. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BERLIN, iNews.id Jerman berencana memperpanjang lockdown (karantina wilayah) dan kebijakan pembatasan untuk mencegah penyebaran Covid-19 hingga 14 Maret. Rencana itu terungkap lewat data yang ditunjukkan dalam rancangan kesepakatan untuk pertemuan antara Kanselir Angela Merkel dan pemimpin 16 negara bagian di Jerman, Rabu (10/2/2021).

Angka infeksi harian virus corona di Jerman telah menurun, sehingga sejumlah pemimpin wilayah mendorong adanya jadwal untuk melonggarkan aturan lockdown. Akan tetapi, kini muncul kekhawatiran akan dampak kehadiran varian baru Covid-19 terhadap jumlah kasus infeksi di negeri panser itu.

“Kita mengalami situasi yang sangat rawan. Kita dapat melihat di negara-negara lain, seperti Portugal, sebegitu cepat gelombangnya kembali,” kata Pemimpin Negara Bagian Baden-Wuerttemberg, Winfried Kretschmann.

Dalam rancangan dokumen yang sedang didiskusikan pemerintah itu disebutkan bahwa salon rambut dapat tetap buka dengan syarat yang ketat mulai 1 Maret. Namun, rancangan tersebut masih dapat berubah.

Merkel sebelumnya menyatakan, sekolah dasar (SD) dan taman kanak-kanak (TK) akan menjadi prioritas dalam pelonggaran aturan pembatasan Covid di Jerman. Rancangan kesepakatan itu menyebutkan, masing-masing negara bagian dapat membuat keputusan sendiri mengenai mekanisme pembukaan kembali sekolah-sekolah.

“Jika angka infeksi terus menurun secara akurat, maka prioritas tertinggi sudah jelas terdapat pada anak-anak,” kata Kretschmann.

Merkel sebelumnya juga menyatakan, dia menginginkan rasio 50 kasus per 100.000 orang sebagai tolok ukur untuk mencabut aturan pembatasan. Saat ini, angka yang tercatat masih sebesar 68 kasus per 100.000 penduduk, menurut data yang dirilis Robert Koch Institute (RKI), Rabu (10/2/2021).

Pada hari ini, jumlah kejadian infeksi harian yang dilaporkan di Jerman sebanyak 8.072 kasus disertai 813 kematian. Adapun total kasus di negara itu sampai sekarang tercatat lebih dari 2,3 juta kasus.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut