Jepang Akan Uji Coba Sistem Peringatan Dini Bencana di Asia Pasifik
TOKYO, iNews.id - Pemerintah Jepang akan menguji coba sistem peringatan dini bencana untuk negara-negara Asia Pasifik tahun ini. Sistem ini bekerja memanfaatkan satelit quasi-zenith, yakni mentransfer ke tiga waktu regional berbasis global positioning system (GPS).
Persiapan untuk pengujian di luar Jepang masih dilakukan. Rencananya, pengujian tahun ini akan dilakukan di India dan Papua Nugini.
Asian Disaster Reduction Center, seperti dikutip dari Kyodo, Selasa (15/1/2019), menyatakan, Jepang ingin memperluas kontribusinya dalam mencegah dampak buruk dari bencana alam yang terjadi di Asia.
Selain itu, Jepang ingin mengurangi risiko dari dampak bencana alam terhadap jaringan suplai produksi terhadap pabrik-pabriknya di Asia.
Untuk merealisasikan ini, Jepang mengerahkan satu dari empat satelit GPS Michibiki untuk mengirim informasi dari lembaga yang memantau kondisi cuaca di negara bersangkutan.
Jepang menggandeng ADRC, perusahaan lokal, serta kalangan universitas, untuk mengembangkan alat penerima yang akan dikirim ke otoritas negara lain.
Sebelumnya uji coba telah dilakukan di Jepang untuk mengetahui timbal balik transmisi data. Selain mengirim peringatan, sistem ini juga digunakan untuk menghubungkan komputer di tempat-tempat evakuasi dan pusat penanggulangan bencana.
Sistem itu sangat efektif untuk memberi peringatan evakuasi serta mengelola pengiriman bantuan di daerah-daerah terpencil seperti pulau-pulau dan pegunungan.
Editor: Anton Suhartono