Jadi Pesaing Utama Erdogan di Pilpres Turki, Kilicdaroglu: Kita Harus Menang 1 Putaran!
ANKARA, iNews.id – Pesaing utama Presiden petahana Recep Tayyip Erdogan di Pilpres Turki 2023, Kemal Kilicdaroglu, meminta para pendukungnya untuk memastikan kemenangan di putaran pertama pemilu nanti.
Capres dari Aliansi Rakyat itu mengatakan, kelompok oposisi juga harus mendapatkan mayoritas dalam pemilu parlemen. Dengan begitu, mereka dapat melakukan perubahan secara cepat dalam sistem pemerintahan di negara itu.
“Satu pertanyaan lagi, jika kita akan menyelesaikan pekerjaan kita di putaran pertama, saya harus mengatakan bahwa kita harus menyelesaikannya sedemikian rupa sehingga oposisi saat ini mendapatkan kursi terbanyak di parlemen,” cuit Kilicdaroglu di Twitter, Selasa (9/5/2023).
“Lebih banyak anggota parlemen (dari oposisi saat ini) berarti perubahan cepat di sistem ini,” kata dia.
Pilpres Turki, Erdogan Pimpin Hasil Polling Pertahankan Jabatan Presiden
Kilicdaroglu menambahkan, sistem baru yang didambakannya akan memungkinkan rakyat Turki memberikan kritik tajam terhadap kepala negara. Sistem itu hanya bisa dibentuk jika dia menang dalam Pemilu Turki 2023.
“(Jika saya menang,) suara mereka (kelompok Erdogan) akan mudah didengar. Mereka akan dapat menentang saya setajam yang mereka inginkan. Justru itulah tujuannya. Itulah demokrasi,” kata dia.
Menantu Erdogan Bakal Produksi Drone Tempur Kizilelma Tahun Depan, Begini Kemampuannya
“Dengan kata lain, kebebasan berbicara. Pertama, kita harus menjadikan Turki tempat di mana perbedaan pendapat dimungkinkan,” tuturnya.
Menurut dia, jika kebebasan berbicara semacam itu sudah diterapkan, semua rakyat Turki pada gilirannya akan dapat menjalani kehidupan dengan mudah.
Infografis Heboh Erdogan Sakit saat Siaran Langsung Televisi
“Itulah mengapa kita harus mengakhiri ini di putaran pertama. Itulah mengapa saya meminta Anda untuk memilih secara sadar. Mari kita akhiri hal ini di putaran pertama,” ucapnya.
Dubes AS Lancang Temui Capres Oposisi, Erdogan Ngamuk: Kalau Mikir Itu Pakai Kepala!
Pemilihan presiden dan parlemen Turki dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/5/2023). Putaran kedua pemungutan suara, akan diadakan pada 28 Mei, jika tidak ada satu pun kandidat yang berhasil meraup suara mayoritas mutlak (lebih dari 50 persen).
Erdogan telah dicalonkan sebagai calon presiden oleh Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa, didukung oleh sekutu Partai Gerakan Nasionalis. Sementara Kilicdaroglu diusung sebagai capres tunggal dari kelompok oposisi, Aliansi Rakyat.
Selain mereka berdua, ada dua kandidat lagi yang ikut bertarung pada pilpres tahun ini. Mereka adalah Muharrem Ince dari Partai Tanah Air dan Sinan Ogan dari Aliansi ATA.
Editor: Ahmad Islamy Jamil