Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Greenland Tolak Mentah-Mentah Bantuan RS Terapung Trump, Sindir Berobat di AS Harus Bayar
Advertisement . Scroll to see content

Israel Umumkan Siaga Tinggi Potensi Perang Lawan Iran

Senin, 23 Februari 2026 - 09:45:00 WIB
Israel Umumkan Siaga Tinggi Potensi Perang Lawan Iran
PM Israel Benjamin Netanyahu menginstruksikan Komando Pertahanan Dalam Negeri untuk bersiap menghadapi potensi perang dengan Iran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menginstruksikan Komando Pertahanan Dalam Negeri untuk bersiap menghadapi potensi perang dengan Iran.

Netanyahu memberikan pengarahan kepada badan-badan pertolongan medis dan Komando Pertahanan Dalam Negeri untuk bersiap menghadapi perang.

Surat kabar Yedioth Ahronoth melaporkan, keadaan siaga maksimum telah diumumkan di berbagai badan keamanan Israel.

Terpisah, stasiun televisi KAN melaporkan, rapat kabinet keamanan yang dijadwalkan pada Kamis guna membahas perkembangan mengenai Iran dundur menjadi Minggu tanpa memberikan penjelasan rinci.

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan, hasil penilaian lembaga keamanan Israel menunjukkan peningkatan kemungkinan serangan AS terhadap Iran, menyusul negosiasi nuklir putaran kedua yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Selasa pekan lalu.

Haaretz mengklaim, hasil perundingan nuklir putaran kedua berseberangan dengan apa yang disampaikan para pejabat Iran bahwa ada kemajuan signifikan untuk menuju pada kesepakatan.

"Berdasarkan penilaian oleh lembaga keamanan dan bertentangan dengan pernyataan publik Iran pada akhir pembicaraan Jenewa, masih ada kesenjangan signifikan yang tidak bisa dijembatani oleh AS, khususnya tuntutan agar Iran menghentikan pengayaan uranium di wilayah sendiri," bunyi laporan Haaretz.

“Mengingat negosiasi telah mencapai jalan buntu, Israel memperkirakan Trump akan menggunakan opsi militer dalam jangka waktu yang lebih singkat daripada yang diantisipasi dalam beberapa hari terakhir."

Laporan tersebut juga mencatat adanya koordinasi lebih erat antara Israel dan AS di bidang intelijen, teknologi informasi, komunikasi militer, dan pertahanan udara.

Selain itu, laporan akun media sosial yang melacak dan menganalisis data penerbangan, AS telah mengirim sejumlah besar jet tempur, pesawat tanker udara, dan pesawat Sistem Peringatan dan Kontrol Udara (AWACS) selama 48 jam terakhir ke pangkalan-pangkalan mereka di Eropa dan Timur Tengah.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut