Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zelensky Tuduh Rusia Kirim Drone Kamikaze ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel
Advertisement . Scroll to see content

Israel Tutup Masjid Al Aqsa 2 Minggu, Pertama Sejak Perang 1967

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:09:00 WIB
Israel Tutup Masjid Al Aqsa 2 Minggu, Pertama Sejak Perang 1967
Israel telah menutup Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur selama 2 minggu lebih (Foto: Wafa)
Advertisement . Scroll to see content

GAZA, iNews.id - Israel telah menutup Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur selama 2 minggu lebih, langkah yang disebut sebagai yang pertama sejak Perang Enam Hari 1967. Penutupan itu memicu kecaman keras dari kelompok perlawanan Palestina Hamas yang menilai kebijakan tersebut sebagai preseden berbahaya.

Hamas, dalam pernyataan yang dirilis belum lama ini, menegaskan penutupan tempat suci ketiga umat Islam itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kebebasan beribadah serta dapat memicu eskalasi berbahaya di kawasan.

Tentara Israel melarang umat Islam melaksanakan ibadah di kompleks Masjid Al Aqsa sejak perang melawan Iran pecah pada 28 Februari. Akibatnya, umat Muslim tidak dapat melaksanakan Salat Tarawih, Salat Jumat, bahkan salat lima waktu di lokasi tersebut.

Menurut Hamas, pelarangan akses terhadap jemaah untuk melaksanakan Salat Tarawih dan iktikaf Ramadan di Masjid Al Aqsa merupakan yang pertama kali terjadi sejak 1967. Langkah itu disebut sebagai pelanggaran nyata terhadap kesucian masjid serta kebebasan beribadah.

Kelompok yang menguasai Jalur Gaza itu juga menilai penutupan Al Aqsa sebagai tindakan provokatif yang tidak memiliki alasan kuat. Hamas menegaskan perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran tidak dapat dijadikan dalih untuk menutup tempat suci umat Islam tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut