Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!
Advertisement . Scroll to see content

Israel Mau Gencatan Senjata dengan Iran karena Kehabisan Amunisi?

Rabu, 25 Juni 2025 - 11:05:00 WIB
Israel Mau Gencatan Senjata dengan Iran karena Kehabisan Amunisi?
Pejabat AS mengungkap Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kehabisan persenjataan, termasuk amunisi akibat perang melawan Iran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Israel mulai merasakan dampak dari perang melawan Iran yang berlangsung 12 hari. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kehabisan persenjataan, termasuk amunisi.

NBC News, mengutip keterangan dua sumber pejabat Amerika Serikat (AS), melaporkan militer Israel kehabisan beberapa persenjataan utama dan amunisi.

Penyataan sumber pejabat AS itu diungkapkan di tengah laporan ketegangan hubungan antara Presiden Donald Trump dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Meski Trump dan Netanyahu tampak akrab usai serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran, kedua pemimpin kemudian bersitegang soal gencatan senjata dengan Iran.

Sejauh ini belum ada komentar dari pejabat Israel mengenai laporan NBC News tersebut.

Sementara itu Penjabat Kepala Operasi Angkatan Laut AS James Kilby, dalam pemaparannya kepada Senat, Selasa (24/6/2025), mengungkapkan kekhawatiran akan persediaan amunisi AL setelah membantu pertahanan Israel dengan mencegat serangan ribuan rudal dan drone Iran.

"Kapal-kapal perang AS memiliki cukup rudal untuk menangkis serangan Iran ke Israel, namun Amerika Serikat menggunakannya pada tingkat yang mengkhawatirkan," ujarnya.

Sebelumnya Duta Besar Inggris untuk Suriah Peter Ford mengatakan kepada kantor berita Rusia RIA Novosti, ada kemungkinan Israel mau menyepakati gencatan senjata dengan Iran karena mereka kehabisan amunisi.

Menurut dia, ada lasan yang masuk akal gencatan senjata antara Iran dan Israel tetap berlaku meskipun terjadi pelanggaran karena Israel sudah kehabisan potensi tempurnya sehingga ingin berdamai. Sementara kondisi Iran sebaliknya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut