Israel Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Lebanon, Jet-Jet Tempur Zionis Bombardir Permukiman
BEIRUT, iNews.id - Jet-jet tempur Israel menyerang 47 permukiman di Lebanon bagian selatan dan timur sepanjang Senin (25/5/2026). Serangan itu berlangsung di tengah kemajuan dalam perundingan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dimediasi Pakistan.
Sumber pejabat Lebanon mengatakan kepada RIA Novosti, serangan menargetkan wilayah selatan dan timur Lebanon.
"Pesawat-pesawat musuh menyerang 44 permukiman di selatan dan tiga permukiman di timur dalam 24 jam. Ini kemungkinan merupakan serangan paling besar sejak dimulainya gencatan senjata," kata sumber pejabat tersebut, dikutip Selasa (26/5/2026).
Menurut sumber tersebut, permukiman-permukiman diserang dalam beberapa gelombang sepanjang hari.
Zawtar Al Sharqiyah dihantam hingga 10 kali, Kota Nabatieh dihantam 7 kali, dan Machgharah di Lembah Beqaa dihantam 6 kali serangan.
Selain itu 25 permukiman yang berada lebih dekat dengan perbatasan Israel menjadi sasaran serangan artileri intensif.
Drone serbu menghantam mobil dan kendaraan lain di 11 permukiman Lebanon.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sebelumnya mengumumkan serangan terhadap lebih dari 70 target kelompok Hizbullah dalam 24 jam terakhir, termasuk pusat komando dan gudang senjata.
Serangan tersebut berlangsung setelah pertemuan diplomatik langsung Israel-Lebanon di Amerika Serikat yang berlangsung beberapa putaran sejak 16 April.
Setelah pertemuan itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata. Meski demikian, Israel terus menyerang wilayah Lebanon setiap hari.
Kelompok Hizbullah membalas dengan melakukan operasi militer terhadap pasukan Israel di wilayahnya.
Editor: Anton Suhartono