Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Militer AS dan Sekutu Gempur Suriah Lagi, Incar 35 Target ISIS
Advertisement . Scroll to see content

ISIS Culik 40 Orang, 15 di Antaranya Ditemukan Tewas

Sabtu, 25 Maret 2023 - 05:32:00 WIB
ISIS Culik 40 Orang, 15 di Antaranya Ditemukan Tewas
ISIS menculik puluhan orang di Provinsi Hama, Suriah. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

DAMASKUS, iNews.id - Kelompok militan ISIS menculik puluhan orang di Provinsi Hama, Suriah. Beberapa korban ditemukan tewas dengan leher tergorok. 

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris pada Jumat (24/3/2023) mengatakan, ekstremis menculik sekitar 40 orang Kamis (23/3/2023). Namun pada hari Jumat, sekitar 15 orang ditemukan tewas.

"Korban tewas termasuk tujuh warga sipil dan delapan anggota kelompok suku bersenjata," katanya. 

Selain itu, stasiun radio Sham FM yang pro-pemerintah mengatakan, para ekstremis menyerang petani yang mengumpulkan truffle di pedesaan timur Provinsi Hama. Kini komunikasi dengan korban penculikan lain masih terputus.

Terlepas dari kekalahan ISIS di Suriah pada Maret 2019, sel-sel tidur kelompok militan itu masih melakukan serangan mematikan baik di Suriah dan Irak. Di negara-negara itu, ISIS mendeklarasikan 'kekhalifahan'.

Bulan lalu, sel-sel tidur ISIS menyerang pekerja yang mengumpulkan truffle di dekat pusat Kota Sukhna. Sebanyak 53 orang tewas. Korban terdiri atas pekerja dan beberapa pasukan keamanan pemerintah Suriah.

Truffle merupakan makanan musiman yang bisa dijual dengan harga tinggi. Karena para pemburu truffle bekerja dalam kelompok besar di daerah terpencil, militan ISIS telah berulang kali menyasar mereka. 

Ekstremis itu muncul dari gurun untuk menculik mereka. Sebagian korban dibunuh dan meminta tebusan untuk korban lainnya. 

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut