Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Tetapkan Tesla Salah Satu Target Militer
Advertisement . Scroll to see content

Iran Kecam Voting Dewan Keamanan PBB soal Selat Hormuz: Tindakan Provokatif!

Jumat, 03 April 2026 - 15:07:00 WIB
Iran Kecam Voting Dewan Keamanan PBB soal Selat Hormuz: Tindakan Provokatif!
Abbas Araghchi memperingatkan setiap tindakan provokatif soal Selat Hormuz, termasuk di Dewan Keamanan PBB, akan membuat situasi semakin rumit (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran menyebut voting resolusi di Dewan Keamanan PBB mengenai pengamanan Selat Hormuz pada Sabtu besok sebagai tindakan provokasi. Iran akan tetap memegang kendali penuh jalur perairan strategis tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan setiap tindakan provokatif mengenai Selat Hormuz hanya akan membuat situasi semakin rumit.

“Setiap tindakan provokatif oleh para agresor dan pendukung mereka, termasuk di Dewan Keamanan PBB terkait situasi di Selat Hormuz, hanya akan memperumit situasi,” kata Araghchi, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (3/4/2026).

Dewan Keamanan PBB akan menggelar voting untuk mengadopsi atau tidak draf resolusi yang diajukan Bahrain. Isi resolusi itu memberi wewenang kepada negara-negara anggota PBB untuk menggunakan cara-cara defensif atau penggunaan kekuatan militer untuk membuka jalur perairan tersebut.

Sebelumnya kantor berita Amerika Serikat, Associated Press, melaporkan di antara isi draf resolusi adalah mengizinkan negara-negara menggunakan semua cara defensif yang diperlukan guna melindungi pelayaran komersial masing-masing.

Namun ada kemungkinan resolusi tersebut akan diveto oleh China atau Rusia, sekutu dekat Iran.

China menegaskan mereka menentang resolusi apa pun yang menggunakan kekuatan militer untuk membuka blokade Selat Hormuz.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut