Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Advertisement . Scroll to see content

Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon

Senin, 29 Juni 2026 - 06:12:00 WIB
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Iran mendesak Amerika Serikat untuk menentukan waktu penarikan tanpa syarat seluruh tentara Israel dari Lebanon. Ini sejalan dengan nota kesepahaman (MoU) (Foto: Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran mendesak Amerika Serikat (AS) untuk menentukan waktu penarikan tanpa syarat seluruh tentara Israel dari Lebanon. Ini sejalan dengan nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai AS-Iran yang diteken kedua negara pada 17 Juni lalu.

“Mengakhiri perang dan operasi militer rezim Zionis terhadap Lebanon, serta penarikan pasukan penjajah dari seluruh wilayah Lebanon yang diduduki, adalah syarat yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan akhir dan berkelanjutan, guna membangun stabilitas di kawasan,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran, Esmaeil Bagaei, seperti dikutip dari kantor berita Isna, Senin (29/6/2026).

Bagaei menegaskan, bagi Iran, perlindungan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon, serta martabat dan keamanan seluruh rakyatnya, sebagai hal penting. Oleh karena itu, isu konflik Israel dan Lebanon dimasukkan dalam poin MoU untuk mengakhiri perang.

Iran memasukkan pengakhiran perang dan operasi militer Israel di Lebanon bersamaan dengan diakhirinya serangan AS terhadap Teheran.

Bagaei juga mengatakan, Iran berharap AS memenuhi komitmennya, sesuai dengan MoU, untuk melakukan semua langkah yang diperlukan guna memaksa militer Zionis menghentikan setiap agresi dan operasi terhadap seluruh wilayah Lebanon.

"(Iran menyerukan) Penentuan jadwal yang cepat untuk penarikan (pasukan Israel) tanpa syarat dari wilayah Lebanon yang diduduki," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (29/6/2026).

Seruan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran dalam beberapa hari terakhir. Militer kedua negara saling serang sejak Jumat pekan lalu, dipicu permasalahan di Selat Hormuz.

Iran menyerang kapal kargo yang belum mendapat izin melintas di jalur perairan strategis tersebut pada Kamis lalu. Serangan itu memicu respons oleh AS keesokan harinya yang menyerang fasilitas-fasilitas militer Iran di Selat Hormuz.

Setelah itu giliran Iran yang menyerang pangkalan militer AS di Bahrain di hari yang sama, sebagai pembalasan. 

Kejadian serupa terulang pada Sabtu (27/6/2026), dipicu serangan Iran terhadap kapal tanker di Selat Hormuz.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut