Iran Buka Wilayah Udara untuk Penerbangan Internasional, Pesawat Belum Berani Melintas
TEHERAN, iNews.id - Iran membuka kembali sebagian wilayah udara, Sabtu (18/4/2026), setelah ditutup akibat pecahnya perang melawan Amerika Serikat (AS)-Israel pada 28 Februari..
Otoritas Penerbangan Sipil Iran menyatakan, wilayah udara dibuka untuk penerbangan internasional yang melintasi bagian timur negara tersebut.
“Rute udara di bagian timur wilayah udara Iran terbuka untuk penerbangan internasional yang transit melalui Iran,” bunyi pernyataan otoritas, seperti dikutip dari Anadolu, Arab News.
Disebutkan, bahwa beberapa bandara juga telah dibuka kembali pada Sabtu pukul 07.00 waktu setempat.
Iran Ingatkan Selat Hormuz Hanya Dibuka Sementara dan Bersyarat
Sementara itu berdasrkan data situs web pelacak penerbangan, 3 jam setelah pengumuman pembukaan wilayah udara, belum ada penerbangan internasional yang melintasi.
Beberapa pesawat masih menghindari wilayah udara Iran dengan memutar melalui rute lebih panjang.
Membelot, 2 Tentara Angkatan Udara Israel Jadi Mata-Mata Iran
Ketegangan Iran dengan Amerika Serikat (AS) maupun Israel relatif mereda, setelah Presiden AS mengumumkan gencatan senjata pada 7 April lalu. Setelah itu perundingan damai kedua negara yang digelar di Pakistan pada 11-12 April gagal membuahkan hasil.
Namun harapan mencuat, setelah Trump mengumumkan gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon pada Kamis (16/4/2026).
Keputusan itu disambut dengan pembukaan Selat Hormuz oleh Iran sehari kemudian meski bersifat sementara, yakni sampai gencatan senjata 2 minggu dengan AS yang akan berakhir pada Selasa pekan depan selesai.
Editor: Anton Suhartono