Iran Bantah Serang Kapal Dagang Israel dan Pangkalan Militer AS
DUBAI, iNews.id - Iran menegaskan tak terlibat dalam serangan terhadap kapal maupun pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan. Ketegangan di kawasan meningkat terkait perang Israel dengan pejuang Gaza, Palestina.
Perang yang berlangsung sejak 7 Oktober lalu memicu serangan balasan yang mengincar kepentingan-kepentingan Israel maupun AS, seperti pangkalan militer dan kapal-kapal kargo maupun tanker.
AS menuduh kelompok Houthi Yaman terlibat dalam serangan yang mengincar kapal-kapal Israel di Laut Merah.
Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani menegaskan militernya tak terlibat dalam serangan serangan-serangan tersebut.
Iran Bakal Borong Jet Tempur Su-35 dan Helikopter Serang Mi-28 Rusia
Komentarnya itu disampaikan untuk menepis tuduhan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan bahwa Iran terlibat.
"Tak diragukan lagi, serangan-serangan tersebut, meski dilakukan oleh kelompok Houthi di Yaman, ada keterlibatan Iran sepenuhnya," ujarnya.
Drone Iran Disebut Hantam Kapal Kargo Terkait Israel di Samudra Hindia
Dalam insiden terbaru pada Minggu (2/12/2023), tiga kapal dagang diserang di perairan internasional di sebelah selatan Laut Merah.
Menggunakan drone dan rudal, kelompok Houthi menyerang dua kapal yang mereka yakini milik Israel.
Sementara itu kapal perang destroyer Angkatan Laut (AL) AS USS Carney menghancurkan tiga drone setelah menerima panggilan darurat dari kapal-kapal tersebut. AL AS menyatakan tiga kapal tersebut terkait dengan 14 negara berbeda.
Serangan juga ditujukan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Irak. Kelompok-kelompok proksi Iran dituduh terlibat dalam serangan tersebut.
Editor: Anton Suhartono