Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia Vs Iran, Lalin di Sekitar GBK Macet
Advertisement . Scroll to see content

Iran Bantah Serang Kapal Dagang Israel dan Pangkalan Militer AS

Selasa, 05 Desember 2023 - 14:53:00 WIB
Iran Bantah Serang Kapal Dagang Israel dan Pangkalan Militer AS
Drone Houthi menyerang kapal-kapal dagang Israel yang melintas di Laut Merah (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

DUBAI, iNews.id - Iran menegaskan tak terlibat dalam serangan terhadap kapal maupun pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan. Ketegangan di kawasan meningkat terkait perang Israel dengan pejuang Gaza, Palestina. 

Perang yang berlangsung sejak 7 Oktober lalu memicu serangan balasan yang mengincar kepentingan-kepentingan Israel maupun AS, seperti pangkalan militer dan kapal-kapal kargo maupun tanker.

AS menuduh kelompok Houthi Yaman terlibat dalam serangan yang mengincar kapal-kapal Israel di Laut Merah. 

Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani menegaskan militernya tak terlibat dalam serangan serangan-serangan tersebut.

Komentarnya itu disampaikan untuk menepis tuduhan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan bahwa Iran terlibat.

"Tak diragukan lagi, serangan-serangan tersebut, meski dilakukan oleh kelompok Houthi di Yaman, ada keterlibatan Iran sepenuhnya," ujarnya.

Dalam insiden terbaru pada Minggu (2/12/2023), tiga kapal dagang diserang di perairan internasional di sebelah selatan Laut Merah.

Menggunakan drone dan rudal, kelompok Houthi menyerang dua kapal yang mereka yakini milik Israel.

Sementara itu kapal perang destroyer Angkatan Laut (AL) AS USS Carney menghancurkan tiga drone setelah menerima panggilan darurat dari kapal-kapal tersebut. AL AS menyatakan tiga kapal tersebut terkait dengan 14 negara berbeda.

Serangan juga ditujukan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Irak. Kelompok-kelompok proksi Iran dituduh terlibat dalam serangan tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut