Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ultimatum! Trump Ancam Hancurkan Iran jika Tak Buka Selat Hormuz 
Advertisement . Scroll to see content

Iran: AS Sudah Putus Asa, Mulai Membual

Selasa, 07 April 2026 - 10:02:00 WIB
Iran: AS Sudah Putus Asa, Mulai Membual
Iran menyebut AS mulai menunjukkan tanda-tanda keputusasaan dengan melontarkan berbagai ancaman dan pernyataan omong kosong (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Pemerintah Iran menyebut Amerika Serikat (AS) mulai menunjukkan tanda-tanda keputusasaan dengan melontarkan berbagai ancaman dan pernyataan omong kosong. Pernyataan keras itu ditujukan langsung kepada Presiden AS Donald Trump yang dinilai semakin agresif dalam retorikanya di tengah meningkatnya tensi di kawasan.

Wakil Bidang (omunikasi dan Informasi Kantor Kepresidenan Iran Mehdi Tabatabai menilai Trump kini lebih banyak membual ketimbang menawarkan solusi nyata. Menurut dia, sikap tersebut mencerminkan kemarahan sekaligus keputusasaan Washington dalam menghadapi situasi konflik yang terus berkembang.

“(Orang) yang memulai perang skala penuh di kawasan itu dan masih membual,” ujar Tabatabai, seraya menyebut pernyataan Trump sarat hinaan dan tidak mencerminkan upaya diplomasi yang serius, dalam pernyataannya di media sosial X, dikutip Selasa (7/4/2026).

Di tengah perang pernyataan tersebut, Iran menegaskan bersedia membuka kembali Selat Hormuz, jalur vital untuk distribusi sekitar 20 persen minyak dan gas dunia. Namun, Teheran menetapkan syarat tegas, pendapatan dari lalu lintas kapal harus digunakan untuk mengganti kerusakan akibat serangan AS dan Israel.

“Selat Hormuz akan dibuka kembali hanya jika sebagian dari pendapatan transit digunakan untuk mengganti semua kerusakan disebabkan oleh perang yang dipaksakan,” kata Tabatabai.

Sementara itu, Trump dalam wawancara dengan Fox News mengungkapkan optimisme bahwa kesepakatan antara AS dan Iran bisa tercapai dalam waktu dekat. Meski demikian, dia juga melontarkan ancaman keras jika negosiasi gagal.

“Saya kira ada peluang bagus besok (kesepakatan akan tercapai). Mereka sedang bernegosiasi sekarang,” kata Trump.

Namun di sisi lain, Trump mempertimbangkan langkah ekstrem, termasuk menghancurkan Iran dan merebut seluruh sumber minyaknya jika kesepakatan tidak tercapai. Bahkan, melalui platform Truth Social, dia mengancam akan menghancurkan infrastruktur vital Iran seperti pembangkit listrik dan jembatan.

Trump juga menyatakan bahwa rakyat Iran akan “hidup di neraka” jika Selat Hormuz tidak dibuka. Ancaman lain yang pernah dia sampaikan termasuk membawa Iran “kembali ke zaman batu”.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut