Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Langit Teheran Menghitam Usai Depot Minyak Iran Dihantam Israel, Warga Diminta Tak Keluar Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Iran Ancam Serangan Lebih Dahsyat ke AS-Israel, Pakai Rudal Minimal 1 Ton

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:59:00 WIB
Iran Ancam Serangan Lebih Dahsyat ke AS-Israel, Pakai Rudal Minimal 1 Ton
Iran hanya akan meluncurkan rudal ke AS-Israel yang membawa hulu ledak minimal 1 ton. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran mengancam akan melancarkan serangan yang lebih dahsyat kepada aset-aset Amerika Serikat (AS) dan Israel. Teheran hanya akan meluncurkan rudal yang membawa hulu ledak minimal 1 ton ke AS-Israel.

Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Majid Mousavi kepada media lokal, dilansir dari Anadolu, Selasa (10/3/2026), mengatakan serangan rudal terhadap target Israel dan AS akan semakin intensif.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi sebelumnya menegaskan militernya siap melakoni perang panjang melawan AS-Israel. Dia memperingatkan Iran siap sepenuhnya meladeni AS untuk eskalasi lebih lanjut di tengah ketegangan terus mengguncang pasar global.

"Sembilan hari setelah Operasi Epic Mistake, harga minyak telah naik berlipat ganda dan semua komoditas meroket," kata Araghchi, di media sosial X, sindiran dari nama operasi militer terhadap Iran Epic Fury, dikutip Selasa (10/3/2026).

Dia juga menuduh AS sedang merencanakan serangan terhadap fasilitas minyak dan nuklir Iran dengan harapan bisa menahan guncangan inflasi yang besar. Atas ancaman itu, Araghchi menegaskan Iran sepenuhnya siap meladeni.

Araghchi lalu mengeluarkan ancaman tegas kepada AS. "Kami juga punya banyak kejutan yang menunggu," tulisnya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan, operasi militer terhadap Iran, Operasi Epic Fury, berjalan dengan lancar dan bahkan berpotensi segera selesai. Dia mengklaim telah menghancurkan sekitar 80 persen peluncur rudal Iran dalam operasi militer AS.

Dalam pidatonya kepada anggota Kongres dari Partai Republik, Trump mengklaim militer AS telah menghancurkan sekitar 80 persen peluncur rudal Iran, sehingga kemampuan serangan negara itu disebut menjadi sangat kecil.

“Sebagian besar rudal-rudal telah dilumpuhkan, drone telah dilumpuhkan, dan kita menyerang tempat mereka membuat drone,” kata Trump, seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (10/3/2026).

Meski demikian, klaim tersebut dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan. Iran terus melancarkan serangan rudal dan drone ke Israel, bahkan dengan intensitas yang meningkat dibanding sebelumnya.

Selain itu, serangan terhadap pangkalan militer AS di kawasan Teluk juga dilaporkan semakin sering terjadi.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut