Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Daftar Jet Tempur AS Dikerahkan ke Timur Tengah untuk Serang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Intelijen Israel Ungkap AS Hanya Mampu Perang Lawan Iran Maksimal Seminggu

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:46:00 WIB
Intelijen Israel Ungkap AS Hanya Mampu Perang Lawan Iran Maksimal Seminggu
Intelijen Israel mengungkap kapasitas militer AS di Timur Tengah hanya mampu mendukung pengeboman intensif terhadap Iran maksimal seminggu (Foto: Centcom)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Sumber intelijen Israel mengungkap, kapasitas militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah hanya mampu mendukung pengeboman intensif terhadap Iran selama 3 hingga 5 hari, demikian laporan surat kabar Inggris Financial Times (FT), mengutip pejabat intelijen Israel.

Disebutkan pula, untuk serangan dengan intensitas lebih rendah, militer AS bisa melakukan operasi udara terhadap Iran sedikit lebih lama yakni seminggu.

Militer AS dilaporkan telah menyiagakan 300 lebih pesawat militer di Timur Tengah untuk menghadapi kemungkinan perang melawan Iran. Sebanyak 70 persen dari armada udara yang disiagakan adalah jet tempur dari berbagai model, di antaranya F-15, F-35, hingga F-22 Raptor.

Selain itu AS mengerahkan banyak pesawat tanker untuk membantu pengisian bahan bakar di udara. Armada lain yang dikerahkan adalah pesawat pengintai dan pesawat perang elektronik. Namun belum ada laporan pengerahan pesawat pengebom B-2 seperti dilakukan dalam serangan ke Iran pada 22 Juni 2025.

Surat kabar The New York Times (NYT) pada Senin lalu melaporkan, Presiden Donald Trump mempertimbangkan kemungkinan serangan terbatas jika negosiasi nuklir tak memenuhi kehendak AS. Serangan bisa ditingkatkan menjadi skala besar, jika gempuran terbatas itu tak juga memberikan dampak.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut