Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas 3 Astronaut China yang Terdampar di Luar Angkasa Terungkap!
Advertisement . Scroll to see content

Ini Katie Bouman, Ilmuwan Muda Cantik di Balik Foto Pertama Black Hole

Jumat, 12 April 2019 - 10:58:00 WIB
Ini Katie Bouman, Ilmuwan Muda Cantik di Balik Foto Pertama Black Hole
Katie Bouman. (foto: doc. BBC)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Seorang ilmuwan komputer berusia 29 tahun, Dr Katie Bouman, mendapat pujian dari seluruh dunia berkat kerja kerasnya dalam mengembangkan algoritma yang menghasilkan foto pertama lubang hitam.

Tim yang dia pemimpin berhasil membuat terobosan penting yang memungkinkan untuk pertama kalinya dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa pemotretan lubang hitam bisa dilakukan.

Foto istimewa ini memperlihatkan cahaya halo yang berasal dari dari debu dan gas angkasa yang sedang tersedot ke lubang hitam yang berjarak 500 juta triliun kilometer dari bumi.

Bagi Bouman, membuat algortima itu merupakan perwujudan dari sebuah upaya yang sebelumnya dianggap mustahil.

Gambar Bouman dengan semangat menunggu foto lubang hitam terunggah di komputernya dan sudah beredar luas di berbagai media.

Foto yang diunggah Katie Bouman di akun Facebooknya, yang memperlihatkan proses bagaimana foto lubang hitam direkonstruksi. (FOTO: doc. FACEBOOK KATIE BOUMAN)

"Menyaksikan sambil tak percaya, saat-saat foto pertama lubang hitam dalam proses direkonstruksi," kata Bouman dalam laman Facebook-nya, seperti dikutip BBC, Jumat (12/4/2019).

Bouman mulai membuat algoritma itu tiga tahun lalu ketika masih menjadi mahasiswa pascasarjana di Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Di sana, dia memimpin sebuah proyek, dibantu oleh satu tim yang terdiri dari Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory dari MIT, Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, dan MIT Haystack Observatory.

Katie Bouman. (foto: doc. BBC)

Foto lubang hitam ini ditangkap oleh teleskop Event Horizon (EHT), sebuah jaringan delapan teleskop yang terhubung satu sama lain, yang gambarnya diunduh melalui algoritme buatan Bouman.

Dalam beberapa jam sesudah foto yang monumental itu diterbitkan, Bouman dibicarakan secara luas dan namanya sempat populer di Twitter.

Dalam sebuah cuitan, politisi Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) asal New York, Alexandria Ocasio-Cortez, menulis, "(Bouman) should take her rightful seat in history."

Artinya, "Bouman sudah seharusnya mengambil tempat yang sah dalam sejarah".

"Selamat dan terima kasih untuk sumbangan Anda terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusia," cuit Ocasio-Cortez.

Ilmuwan cantik ini masih berusia 29 tahun. (foto: TED/YouTube)

Bouman juga dipuji oleh MIT dan lembaga Smithsonian di media sosial.

"Tiga tahun lalu, mahasiswa pascasarjana MIT Katie Bouman memimpin pembuatan sebuah algortima baru untuk menghasilkan gambar lubang hitam untuk pertama kalinya," tulis MIT's Computer Science & Artificial Intelligence Lab.

"Hari ini, foto itu dirilis."

Namun Bouman, yang kini merupakan asisten profesor dalam ilmu komputer dan matematika di California Institute of Technology, bersikeras bahwa tim yang membantunya berhak untuk mendapat pujian setara dengannya.

Upaya untuk membuat foto lubang hitam ini menggunakan teleskop yang terletak mulai dari Antartika hingga Cile, melibatkan lebih dari 200 orang ilmuwan.

"Tak mungkin melakukannya sendirian," kata Bouman, kepada CNN.

"Ini bisa terjadi karena keterlibatan banyak orang dari berbagai macam latar belakang."

Kini nama Katie Bowman akan tercetak dalam sejarah. (foto: istimewa)

Apa yang kita tahu soal lubang hitam?

Lubang hitam yang "tak bisa terlihat" oleh mata telanjang ini berdiameter 40 miliar kilometer, tiga juta kali ukuran bumi.

Lubang ini dipindai selama 10 hari di galaksi Messier 87, lima ratus triliun kilometer dari bumi.

Profesor Heino Falcke dari Radboud University Belanda, orang yang mengusulkan percobaan ini, menyatakan kepada BBC bahwa lubang hitam ini lebih besar ukurannya daripada ukuran keseluruhan tata surya.

"Dia memiliki massa sekitar 6,5 miliar kali massa matahari kita. Dan ini merupakan lubang hitam terberat yang kami perkirakan ada. Lubang hitam ini sungguh-sungguh seperti monster, termasuk lubang hitam kelas berat di seluruh jagat raya," kata Falcke.

Foto pertama lubang hitam, dibuat dengan menggunakan jaringan teleskop di seluruh dunia. (foto: Reuters)

Bagaimana algortima Bouman membuat foto tersebut?

Secara sederhana, Bouman dan rekan-rekannya mengembangkan serangkaian algoritma yang mengubah data teleskopik menjadi foto bersejarah yang dibagikan oleh berbagai media di dunia.

Dalam ilmu matematika dan komputer, algoritma adalah proses yang terdiri dari rangkaian aturan yang digunakan untuk memecahkan masalah.

Tak ada teleskop tunggal yang cukup kuat untuk menangkap imaji lubang hitam, maka jaringan delapan teleskop ini diatur untuk melakukannya dengan menggunakan teknik bernama interferometri.

Katie Bouman adalah mahasiswa pasca sarjana MIT yang mengembangkan algoritma yang menyatukan data dari teleskop Event Horizon. Tanpa sumbangannya, proyek ini mustahil terwujud. (FOTO: doc. KATIE BOUMAN)

Data yang ditangkap itu disimpan dalam ratusan hard disk dan disalurkan ke pusat pengolahan data di Boston, AS; dan Bonn, Jerman.

Metode pemrosesan data mentah yang dilakukan Bouman ini disebut-sebut sangat penting dalam menghasilkan foto yang menakjubkan itu.

Bouman menjadi ujung tombak sebuah proses uji coba di mana beberapa algoritma yang disusun dengan berbagai asumsi berbeda dicoba untuk memunculkan foto dari data-data yang dikumpulkan.

Hasil dari algoritma itu kemudian dianalisis oleh empat tim berbeda untuk memastikan bahwa hasil temuan tersebut memang benar adanya.

"Kami adalah kumpulan yang terdiri dari astronom, ahli fisika, ahli matematika, dan insinyur, dan itulah yang dibutuhkan untuk mencapai sesuatu yang semula diperkirakan mustahil untuk dilakukan," kata Bouman.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut