Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update: Pakistan Klaim Bunuh 100 Lebih Tentara Afghanistan dan Hancurkan 80 Tank-Meriam
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Pasukan Afghanistan Tembak Jatuh Jet Tempur F-16 Pakistan, Benarkah?

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:09:00 WIB
Heboh Pasukan Afghanistan Tembak Jatuh Jet Tempur F-16 Pakistan, Benarkah?
Media Afghanistan ramai memberitakan jet tempur F-16 Pakistan ditembak jatuh dalam pertempuran sengit kedua negara Jumat (27/2) (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

KABUL, iNews.id - Media Afghanistan ramai memberitakan jet tempur F-16 Pakistan ditembak jatuh dalam pertempuran kedua negara Jumat (27/2/2026). Afghanistan dan Pakistan terlibat konflik bersenjata, bukan lagi di perbatasan tapi wilayah lebih jauh ke dalam.

Media Afganistan Tolo News melaporkan, pasukan Afghanistan menembak jatuh jet tempur Pakistan yang memasuki wilayah udara. 

Berita tersebut muncul bersamaan dengan munculnya video belum teriverifikasi di media sosial menunjukkan pesawat yang terbakar. Tayangan yang viral itu pun dikaitkan dengan kabar jet tempur F-16 Pakistan yang ditembak jatuh.

Video tersebut menunjukkan puing-puing pesawat dengan nomor seri 85510 berbendera Pakistan di dekat sirip ekor. Namun, bentuk dan ukuran pesawat tersebut tidak menyerupai F-16.

Berdasarkan pemeriksaan di Grok, aplikasi kecerdesaan buatan X, mengungkap puing-puing tersebut tidak identik dengan jet tempur F-16.

Puing-puing tersebut menunjukkan pesawat besar dengan nomor ekor 85510 dan logo Pakistan, namun bukan jet tempur F-16. 

Pakistan mengonfirmasi tembakan dari militer Afghanistan namun menegaskan tidak ada pesawat yang hilang.

Hubungan kedua negara bertetangga itu memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Sebagian besar penyeberangan darat ditutup sejak pertempuran mematikan pada Oktober 2025 yang menewaskan lebih dari 70 orang di kedua pihak.

Pakistan menuduh Afghanistan gagal menindak kelompok-kelompok militan yang melakukan serangan ke Pakistan. Namun hal itu dibantah oleh pemerintahan Afghanistan yang dikuasai Taliban.

Beberapa putaran negosiasi menyusul gencatan senjata awal yang ditengahi oleh Qatar dan Turki, namun upaya tersebut gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng.

Sementara itu militer kedua negara mengklaim saling membunuh puluhan tentara dalam konflik bersenjata terbaru.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut