Heboh Isu Purnawirawan Filipina Bakal Kudeta Presiden Ferdinand Marcos Jr
MANILA, iNews.id - Publik Filipina dihebohkan dengan rumor rencana militer untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Ferdinand Marcos Jr. Seruan untuk mengudeta Marcos disebut datang dari para purnawirawan jenderal.
Seruan itu datang menyusul kekecewaan para purnawirawan terhadap pemerintahan Marcos atas maraknya korupsi dan penyelewengan yang dilakukan para pejabat.
Kondisi itu memicu demonstrasi besar-besaran di penjuru Filipina.
Namun Istana Kepresidenan Malacanang menepis laporan upaya kudeta untuk menggulingkan Marcos. Disebutkan, Marcos selaku panglima tertinggi militer masih mendapat dukungan penuh dari Angkatan Bersenjata Filipina (AFP).
Demo Rusuh Filipina, Polisi Tangkap 216 Orang termasuk 88 Anak di Bawah Umur
“Presiden memiliki kepercayaan penuh kepada militer kita, mereka akan tetap teguh dan setia pada Konstitusi,” ujar Claire Castro, juru bicara Istana, seperti dikutip dari Inquirer, Jumat (3/10/2025).
Demo Rusuh di Filipina, 84 Polisi Luka
Castro menambahkan Marcos mengakui, kemarahan atas kondisi Filipina bukan hanya datang dari kalangan militer tapi juga seluruh rakyat.
“Kami menghormati sentimen individu para prajurit karena kita semua tidak ingin uang rakyat Filipina yang diperoleh dengan susah payah dicuri,” ujarnya.
Demonstrasi di Filipina Rusuh, Massa Serang Polisi Jarah Hotel
Istana juga membantah rumor bahwa Kepala Staf AFP Romeo Brawner Jr akan menarik dukungan terhadap Presiden Marcos Jr.
"Kami sudah mendengar Jenderal Brawner. Dia mengatakan akan tetap teguh. Mereka tidak akan terlibat dalam kerusuhan semacam ini dan mereka hanya akan menegakkan apa yang diamanatkan Konstitusi," kata Castro.
Editor: Anton Suhartono