Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Klaim AS Segera Menangkan Perang Lawan Iran: Anda Akan Lihat Hasilnya
Advertisement . Scroll to see content

Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:05:00 WIB
Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel
Lebih dari 100 anggota DPR Amerika Serikat dari Partai Demokrat menentang bantuan militer senilai miliaran dolar kepada Israel (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Lebih dari 100 anggota DPR Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat menentang bantuan militer senilai miliaran dolar kepada Israel. Sikap frontal politisi Partai Demokrat menunjukkan semakin besarnya perpecahan di kalangan partai terkait isu Israel.

Sebanyak 103 politisi Demokrat mendukung amandemen UU untuk memblokir bantuan, sebagaimana diusulkan anggota DPR dari Partai Republik, Thomas Massie. Dia merupakan penentang kebijakan Presiden Donald Trump terhadap Israel serta kritis terhadap dukungan AS terhadap Negara Yahudi itu.

Meski demikian upaya mereka untuk menentang bantuan untuk Israel gagal, dengan perolehan suara akhir 104 melawan 314 yang menolak. Voting digelar pada Rabu (15/7/2026).

Sebanyak 98 anggota Demokrat memberikan suara menolak dan 10 abstain.

Tiga anggota DPR teratas dalam kepemimpinan Demokrat terpecah pendapat mengenai masalah ini. Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries dan Ketua Kaukus Demokrat DPR Pete Aguilar memberikan suara menentang, sementara Ketua Fraksi Minoritas DPR, Katherine Clark, memberikan suara mendukung.

Meski demikian hasil tersebut sudah menunjukkan perubahan signifikan terkait kebijakan AS terhadap Israel. Untuk pertama kali, mayoritas anggota DPR Partai Demokrat setuju untuk memblokir bantuan militer senilai miliaran dolar AS kepada Israel. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut