Gencatan Senjata, Puluhan Pasangan di Gaza Ikuti Nikah Massal
ABU DHABI, iNews.id - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menggelar pesta nikah massal di Jalur Gaza setelah gencatan senjata berlaku. Acara ini digelar untuk meringankan beban pasanga muda di Gaza setelah 2 tahun mengalami penderitaan akibat serangan Israel.
Dikutip dari Gulf News, Selasa (18/11/2025), acara yang diberi nama Thoub Al Farah atau Gaun Kebahagiaan itu akan memfasilitasi pernikahan bagi 54 pasangan.
Angka 54 itu juga dalam rangka perayaan Hari Nasional UEA ke-54 di samping upaya bantuan kemanusiaan berkelanjutan untuk mendukung kaum muda.
Pasangan yang berminat harus mendaftar secara online.
Terungkap, Ini Pihak di Balik Penerbangan Misterius 153 Warga Gaza ke Afrika Selatan
Acara yang diadakan di bawah proyek bantuan kemanusiaan UEA, Operasi Gallant Knight 3, ini memberikan beberapa syarat bagi calon peserta, yakni berkewarganegaraan Palestina dan berdomisili tetap di Jalur Gaza, telah menikah secara agama
Pemohon harus telah menikah secara agama sebelum 1 November 2025. Prioritas akan diberikan kepada pasangan yang telah menikah lama, namun belum dirayakan.
Sebulan Pasca-Gencatan Senjata, Israel Masih Kuasai Setengah Lebih Wilayah Gaza
Selain itu peserta bukan janda atau duda, sehat secara medis mental, dan sosial.
Syarat yang paling penting adalah harus berasal dari rumah tangga berpenghasilan rendah atau mereka yang terdampak perang.
Musim Dingin Tiba, Warga Gaza Berjuang Hadapi Hujan hingga Banjir
Editor: Anton Suhartono