Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wow, Iran Bisa Dapat Rp8,6 Triliun Setiap Hari jika Selat Hormuz Dibuka
Advertisement . Scroll to see content

Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Minggu

Jumat, 24 April 2026 - 08:16:00 WIB
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Minggu
Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata Israel-Lebanon selama 3 minggu (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata Israel-Lebanon selama 3 minggu. Keputusan itu diambil setelah pertemuan Dubes Israel Duta Besar Israel Yechiel Leiter dan Dubes Lebanon Nada Hamadeh Moawad di Washington DC, Kamis (23/4/2026).

Gencatan senjata 10 hari yang berlaku saat ini, berlaku hingga 16 April dan akan berakhir pada Minggu (26/4/2026). Meski demikian Israel masih terus menyerang wilayah Lebanon sampai saat ini.

“Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon akan diperpanjang selama 3 minggu,” kata Trump, saat menerima dubes kedua negara di Ruang Oval, Gedung Putih, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (24/4/2026).

Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

Trump menyebut pertemuan kedua tersebut sangat sukses seraya menambahkan, AS akan bekerja sama dengan pemerintah Lebanon untuk membantu melindungi dari kelompok Hizbullah.

“Saya berharap bisa segera menjamu Perdana Menteri Israel Bibi (Benjamin) Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun,” ujarnya, lagi.

Trump melanjutkan Netanyahu dan Aoun kemungkinan akan mengunjungi Gedung Putih selama periode gencatan senjata 3 minggu tersebut.

“Kami melakukan percakapan hebat. Dan saya kira ini adalah awal dari sesuatu yang sangat penting,” ujarnya.

Dia yakin ada peluang yang besar Israel dan Lebanon bisa mewujudkan perdamaian abadi tahun ini. Meski demikian Trump juga mengatakan Israel perlu membela diri jika diserang.

"Mereka akan melakukannya. Saya tidak akan pernah mengatakan mereka tidak mampu (menyerang Lebanon)," tuturnya.

Pertemuan para dubes Israel dan Lebanon merupakan yang kedua digelar di AS. Sebelumnya mereka bertemu pad 14 April di kantor Deplu AS, menandai pertemuan pertama kedua negara sejak lebih dari 30 tahun. Kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik formal.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut