Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Advertisement . Scroll to see content

Gempa M7 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami 1 Meter Lebih di 9 Provinsi

Senin, 08 Juni 2026 - 08:24:00 WIB
Gempa M7 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami 1 Meter Lebih di 9 Provinsi
Filipina mengeluarkan peringatan tsunami terkait gempa bumi bermagnitudo 7,0 yang mengguncang Senin (8/6) pagi (USGS)
Advertisement . Scroll to see content

MANILA, iNews.id - Filipina mengeluarkan peringatan tsunami terkait gempa bumi bermagnitudo 7,0 yang mengguncang Senin (8/6/2026) pagi. Titik pusat gempa berada sekitar 125 km sebelah timur laut Provinsi Sarangani.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) memutakhirkan kekuatan gempa menjadi 7,0 dari sebelumnya M8,2.

Phivolcs juga mengeluarkan peringatan tsunami untuk sembilan provinsi di Pulau Mindanao menyusul gempa bumi yang berlangsung pukul 07.37 waktu setempat itu.

Sembilan wilayah itu adalah Sarangani, Davao Occidental, Tawi-Tawi, Sulu, Basilan, Zamboanga del Sur, Zamboanga Sibugay, Sultan Kudarat, dan South Cotabato. 

Phivolcs mendesak warga yang tinggal di pesisir sembilan wilayah itu untuk mengungsi ke tempat lebih tinggi atau menjauh ke pedalaman sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan gelombang tsunami.

“Berdasarkan basis data skenario tsunami lokal, ketinggian gelombang lebih dari 1 meter di atas permukaan air pasang normal diperkirakan akan terjadi dan mungkin lebih tinggi di teluk dan selat tertutup,” bunyi pernyataan Phivolcs, seperti dikutip dari Inquirer.

Menurut Phivolcs, gelombang tsunami pertama bisa tiba antara pukul 07.37 hingga 09.37 seraya menjelaskan aktivitas tsunami dapat berlangsung selama beberapa jam.

Gempa mengakibatkan layanan internet dan listrik terganggu di beberapa bagian Cotabato Selatan, Cotabato Utara, Sultan Kudarat, dan Sarangani.

Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa akibat gempa kuat tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut