Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan
Advertisement . Scroll to see content

Gedung Parlemen Jadi Tempat Anggota Dewan Melamar Pasangan Gay-nya

Senin, 04 Desember 2017 - 11:08:00 WIB
Gedung Parlemen Jadi Tempat Anggota Dewan Melamar Pasangan Gay-nya
(Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

MELBOURNE, iNews.id – Seorang politikus Australia dari kubu konservatif melamar pasangan sesama jenis yang juga anggota dewan di gedung parlemen di Canberra, Senin (4/12/2017).

Anggota parlemen Tim Wilson melamar rekannya Ryan Bolger di ibu kota Canberra. Keduanya sudah bertukar cincin tapi belum menikah, menunggu negara itu mengesahkan undang-undang pernikahan sesama jenis.

Pada September lalu, warga Australia sudah memberikan suara dan hasilnya mayoritas mendukung pernikahan sesame jenis. Pada pekan lalu senat meloloskan undang-undang ini, namun kini masih dibahas di majelis rendah. Diperkirakan pada 7 Desember 2017, undang-undang akan disahkan.

"Perdebatan ini akan menjadi pengisi latar suara dari hubungan kita," ungkap Wilson kepada kekasihnya, Bolger, yang duduk di bangku penonton area atas.

"Dalam pernyataan pertama kami, saya mendefinisikan ikatan kami melalui cincin yang berada di kedua tangan kiri kami, bahwa itulah jawaban atas pertanyaan yang tidak dapat kami tanyakan. Jadi hanya ada satu hal yang harus dilakukan, Ryan Patrick Bolger, maukah kamu menikah dengan saya?" ucap Wilson, yang juga mantan komisaris hak asasi manusia (HAM) Australia itu.

Bolger pun menjawab iya, disambut dengan tepuk tangan anggota dewan lainnya.

Jika undang-undang ini disahkan nanti maka Australia akan menjadi negara ke-26 di dunia yang mengesahkan pernikahan sesama jenis.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut