Gawat! Jarum Jam Kiamat Bergerak menuju Tengah Malam, Singgung Perang Timur Tengah
CHICAGO, iNews.id - Jarum Jam Kiamat, Selasa (28/1/2025), kembali bergeser mendekati tengah malam, simbol dari potensi kehancuran dunia. Bulletin of Atomic Scientist (BAS), organisasi nirlaba yang berpusat di Chicago, Amerika Serikat, menjelaskan jarum jam bergerak 1 detik menjadi 89 detik lagi mendekat ke tengah malam.
"Kami mengirim sinyal yang jelas. Karena dunia sudah sangat dekat dengan jurang, pergerakan bahkan 1 detik pun harus dianggap sebagai indikasi bahaya ekstrem serta peringatan yang tidak salah lagi bahwa setiap detik penundaan dalam membalikkan arah meningkatkan kemungkinan bencana global," bunyi pernyataan BAS, seperti dikutip dari BBC, Rabu (29/1/2025).
Menurut organisasi yang menginisiasi Jam Kiamat tersebut, perang yang terus berlanjut di Ukraina bisa menjadi bencana nuklir kapan saja, dipicu oleh keputusan yang terburu-buru atau salah perhitungan.
BAS, terdiri atas panel para ilmuwan, juga menyoroti konflik di Timur Tengah yang bisa lepas kendali.
"Konflik di Timur Tengah yang mengancam akan lepas kendali menjadi perang lebih luas tanpa peringatan," demikian isi pernyataan.