WASHINGTON, iNews.id - Biro Penyelidikan Federal (FBI) merilis video seseorang meletakkan bom pipa di kantor komisi Partai Demokrat dan Partai Republik Gedung Capitol, Washington DC, pada 5 Januari 2021 atau sehari sebelum penyerang yang dilakukan massa pendukung Donald Trump.
Orang tersebut masih diburu karena petugas belum bisa mengidentifikasinya. Video itu dirilis agar masyarakat bisa membantu dalam mengenali dan menangkap tersangka.
Gubernur di Korsel Usul Impor Wanita Vietnam untuk Atasi Krisis Populasi, Picu Kemarahan
Oleh karena itu FBI menyerukan kepada publik untuk menonton dan memberikan informasi apa pun yang bisa membantu penangkapan.
"FBI meminta publik untuk menonton video orang ini. Anda mungkin mengenali gaya berjalan, bahasa tubuh, atau tingkah lakunya," kata FBI, seperti dilaporkan kembali Reuters, Rabu (10/3/2021).
Donald Trump Beri Sinyal Ikut Pilpres AS 2024
Bom tersebut tidak sempat meledak karena lebih dulu ditemukan dan dijinakkan petugas. Diketahui bom pipa diletakkan antara pukul 19.30 dan 20.30 waktu setempat.
Meski polisi sudah menangkap lebih dari 300 orang dan masih terus bertambah karena didakwa melakukan kerusuhan pada 6 Januari, sosok penanam bom belum juga terungkap.
FBI sebelumnya juga merilis beberapa foto tersangka yang terlihat mengenakan hoodie abu-abu serta sepatu Nike Air Max Speed.
Kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari yang dilakukan pendukung Trump dengan tujuan membatalkan pengesahan kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS 2020 merenggut lima nyawa, termasuk seorang polisi.
Editor: Anton Suhartono