Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Panglima Perang Israel Gagal Yakinkan AS untuk Serang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Erdogan Sebut Netanyahu Akan Bernasib Sama seperti Adolf Hitler

Kamis, 18 September 2025 - 03:02:00 WIB
Erdogan Sebut Netanyahu Akan Bernasib Sama seperti Adolf Hitler
Recep Tayyip Erdogan menyebut Benjamin Netanyahu akan bernasib sama seperti Adolf Hitler (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melontarkan kecaman keras terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dia menyebut Netanyahu tidak hanya menganut ideologi serupa dengan Adolf Hitler, tapi juga akan bernasib tragis seperti diktator Nazi itu.

Pernyataan ini disampaikan Erdogan menanggapi serangan Israel terhadap tim negosiasi Hamas di Doha, Qatar, pada 9 September lalu. Menurut dia, tindakan tersebut merupakan pelecehan terang-terangan terhadap hukum internasional dan upaya perdamaian.

“Secara ideologis, Netanyahu seperti kerabat Hitler. Sebagaimana Hitler yang tidak bisa memprediksi kekalahan yang menantinya, Netanyahu akan menghadapi nasib akhir yang sama,” kata Erdogan, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (17/9/2025).

Erdogan menilai para pemimpin Israel telah mengubah pola pikir radikal mereka menjadi mesin pembunuh berbasis ideologi fasis. Ia juga menegaskan, tindakan Israel selama perang Gaza telah mengakibatkan hampir 65.000 orang tewas sejak 7 Oktober 2023.

Lebih jauh, Erdogan menyambut baik langkah Majelis Umum PBB yang mengadopsi Deklarasi New York mengenai solusi dua negara, dengan dukungan 142 negara. Hal ini merupakan sinyal jelas bahwa dunia semakin berpihak pada Palestina dan menekan Israel.

“Dengan semakin banyak negara Barat yang berencana mengakui Palestina di Sidang Umum PBB, tekanan internasional terhadap Israel akan semakin kuat,” ujarnya.

Erdogan juga berjanji akan kembali mengangkat isu Palestina dalam pidatonya di forum PBB, mempertegas komitmen Turki sebagai salah satu negara pendukung utama solusi dua negara.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut