Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Muslim Life Fair 2026 Jadi Destinasi Seru Jelang Ramadhan, Ada Kajian dengan Bahasa Isyarat!
Advertisement . Scroll to see content

Disukai Warga Australia, Makanan Indonesia Meriahkan Pasar Tradisional Melbourne

Rabu, 20 Maret 2024 - 11:13:00 WIB
Disukai Warga Australia, Makanan Indonesia Meriahkan Pasar Tradisional Melbourne
Pengunjung memadati area Indonesian Street Food Festival di Melbourne, Australia, belum lama ini. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MELBOURNE, iNews.id – Ada yang berbeda dengan Queen Victoria Market pada Ramadhan kali ini. Pasar tradisional yang terletak di jantung Kota Melbourne itu mendadak dipenuhi oleh pengunjung yang berburu makanan khas Indonesia

Masyarakat muslim di Melbourne pun terlihat memenuhi antrean dari setiap stall untuk berburu takjil sebagai persiapan berbuka puasa. “Waktu saya dengar ada makanan Indonesia di Queen Victoria Market, langsung kepikiran harus segera berburu takjil sebelum kehabisan,” ujar Razan, salah satu diaspora Indonesia di Melbourne.

Indonesian Culinary Assosiation of Victoria (ICAV) bekerja sama dengan KJRI Melbourne sukses menyelenggarakan festival jajanan Indonesia untuk pertama kalinya dalam kegiatan Indonesian Street Food Festival (ISFF) 2024. Acara itu juga menjadi bagian dari Melbourne Food and Wine Festival (MFWF) 2024. 

“Kami bangga dapat menggelar Indonesian Street Food Festival untuk yang pertama kali di pasar tradisional Melbourne dan harapan kami, ini dapat menjadi agenda tahunan yang bisa dinikmati oleh masyarakat Melbourne,” ujar Michael Samsir selaku Ketua Panitia ISFF 2024.

Festival tersebut yang diberi tema “From Bali to Jakarta” membawa para pengunjung menjelajah Indonesia melalui cita rasa jajanan makanan Indonesia. Pengunjung tidak hanya ditawarkan dengan keanegkaragaman gastronomi, tetapi juga kesenian dan budaya melalui tarian daerah, lagu dan musik daerah, pakaian adat, hingga seni bela diri. 

Festival ini menjadi lebih istimewa dengan diperkenalkannya budaya-budaya Indonesia Timur kepada para pengunjung yang sebagian besar adalah warga Australia. Suasana Indonesia Timur dihadirkan melalui pakaian adat Papua yang dikenakan oleh pembawa acara. Ada juga penampilan tarian daerah Nusa Tenggara Timur, dan tak lupa kemeriahan line dance Maumere yang diikuti oleh para pengunjung. 

Yang tak kalah mengunggah yaitu workshop Papeda yang memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk mencicipi khasnya makanan yang terbuat dari sagu dan berasal dari Maluku dan Papua. Salah satu warga Australia, Giorgina, mengungkapkan, dia menyukai makanan Indonesia. 

“Saya suka makanan Indonesia apalagi yang pedas, jadi saya senang bisa datang ke festival ini. Satu lagi, ini pertama kalinya saya mencoba papeda dan ikan kuah kuning, (rasanya) luar biasa!” ujarnya.

Festival ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah yang turut mendukung keberlangsungan acara. Di antara pejabat yang hadir adalah Konsul Jenderal RI di Melbourne, Kuncoro Waseso; Atase Perdagangan Canberra, Agung Haris Setiawan; serta perwakilan dari Direktorat Pembiayaan dan Direktorat Wisata Minat Khusus Kemenparekraf, Arya Galih Anindita. Kehadiran mereka menambah gemerlap acara dan menunjukkan dukungan kuat untuk promosi budaya Indonesia di Australia.

Tidak hanya hadir dalam kegiatan, seluruh tamu undangan pun mengunjungi stall-stall yang tergabung dalam Festival. Kunjungan tersebut merupakan bentuk penyampaian rasa bangga dan dukungan atas usaha para diaspora Indonesia yang berpartisipasi dalam mempromosikan Indonesia. 

“Saya bangga kepada ICAV yang telah menginisiasi kegiatan ini, saya juga berterima kasih kepada seluruh ikatan diaspora Indonesia yang telah membantu menyukseskan acara ini,” kata Kuncoro.

Indonesian Street Food Festival tahun ini sukses menarik hati para pengunjung untuk menikmati makanan khas Indonesia. Selain merupakan perayaan kuliner yang meriah, acara ini juga menjadi wadah bagi pengembangan UMKM diaspora Indonesia di Melbourne yang sejalan dengan target program Pemerintah Indonesia yakni Indonesia Spice Up The World (ISUTW).

Kegiatan ini dapat terlaksana atas dukungan penuh dari Direktorat Pembiayaan Kemenparekraf, Garuda Indonesia, Atase Perdagangan Indonesia di Canberra dan para sponsor dari sektor swasta yakni Dapurnya Bubu, Ny Ratna Kitchen, PBK Noodle, Top One Finance, Garam Merica, YNJ, Indo Star, dan Kabo Lawyer. Adapun komunitas lainnya yang berpartisipasi antara lain IndOzfood dan IDN Victoria.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut