Dinilai Bias Anti-Yahudi, Universitas North Carolina AS Diperintahkan Ganti Kebijakan
RALEIGH, iNews.id - Departemen Pendidikan Amerika Serikat (AS) memerintahkan Universitas North Carolina (UNC) di Kota Chapel Hill memperluas pelatihan anti-bias dan dengan tegas melarang tindakan anti-Yahudi.
Hal itu diberlakukan pascamunculnya sejumlah keberatan tentang konferensi yang menghadirkan seorang penyanyi rap Palestina yang dituduh bias anti-Yahudi.
Dilaporkan Associated Press, Selasa (26/11/2019), universitas tersebut mengumumkan perubahan itu pada Senin (25/11/2019), setelah mencapai resolusi dengan Departemen Pendidikan AS. Pemimpin sementara UNC Kevin Guskiewicz mengatakan, kampusnya bertekad menciptakan kampus yang bebas dari bias anti-Yahudi dan segala bentuk diskriminasi.
Anggota fraksi Republik di DPR dari negara bagian North Carolina, George Holding, menyerukan penyelidikan pascainsiden dalam konferensi itu, yang dilangsungkan program studi Timur Tengah yang dikelola UNC dan Universitas Duke itu Maret lalu.
Penyelidikan federal terpisah mengancam akan memangkas dana hibah program itu setelah mendapati bahwa program itu tidak cukup fokus pada pengajaran bahasa dan hanya mempromosikan 'aspek positif' Islam tetapi tidak agama-agama lain.
Editor: Nathania Riris Michico