MOSKOW, iNews.id – Negara-negara NATO dinilai pintar mengarang “mitos” tentang ancaman invasi Rusia ke Ukraina. Padahal, Moskow hanya menuntut jaminan keamanan dari Barat agar tak memperluas pengaruh militer di kawasan Eropa Timur,
Hal itu diungkapkan Kepala Departemen Urusan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexey Polishchuk, kepada kantor berita Sputnik, Sabtu (12/2/2022). Untuk diketahui, CIS adalah organisasi antarpemerintahan yang dibentuk oleh negara-negara bekas Uni Soviet yang berada di Eropa Timur dan Asia.
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
“Secara umum, orang mendapat kesan bahwa setelah Rusia menuntut jaminan keamanan dari Barat, negara-negara NATO dengan sengaja mengarang dan membesar-besarkan mitos tentang ancaman invasi Rusia ke Ukraina,” kata Polishchuk.
Rusia telah membuat rancangan perjanjian tentang jaminan keamanan bersama di Eropa dan menawarkannya kepada Amerika Serikat dan NATO pada Desember lalu. Di antara usulan Rusia dalam draft tersebut mensyaratkan non-aksesi NATO dari Ukraina.
Arab Saudi Juga Minta Warga Tinggalkan Ukraina
NATO dan AS telah mengirim kembali tanggapan mereka atas rancangan perjanjian itu ke Moskow pada akhir Januari.