Dikecam Negara Muslim, Denmark Akhirnya Siapkan UU Larang Pembakaran Alquran
KOPENHAGEN, iNews.id - Pemerintah Denmark segera mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk mencegah pembakaran kitab suci Alquran di tempat umum. Denmark dan Swedia menjadi sorotan beberapa pekan terakhir terkait aksi pembakaran Alquran di depan kedutaan besar (kedubes) beberapa negara Muslim.
Pelakunya adalah anggota kelompok sayap kanan yang anti-Islam. Mereka membakar kitab suci Alquran pada Jumat di depan kedubes beberapa negara, seperti Turki dan Iran.
“Pemerintah akan mengusulkan undang-undang yang melarang perlakuan tidak pantas terhadap benda-benda yang memiliki makna penting bagi komunitas beragama,” kata Menteri Kehakiman Denmark, Peter Hummelgaard, dikutip dari Reuters, Jumat (25/8/2023).
“RUU tersebut bisa membuat tindakan tersebut dapat dihukum, misalnya, membakar Alquran, Alkitab, atau Taurat di tempat umum,” ujarnya, menegaskan.
Usai Biarkan Alquran Dibakar, Swedia Kini Ketakutan dengan Ancaman Teroris
Pemerintah Denmark sebelumnya menolak protes beberapa partai oposisi Denmark yang beranggapan melarang pembakaran Alquran berarti melanggar kebebasan berpendapat.
“Saya pada dasarnya yakin ada cara lebih beradab untuk mengekspresikan pandangan seseorang daripada membakar sesuatu,” kata Hummelgaard.
Menlu Retno Kecam Pembakaran Alquran di Kopenhagen, Kirim Nota Diplomatik ke Denmark
Di bawah aturan tersebut, pelaku pembakaran Alquran bisa dihukum denda atau kurungan penjara maksimal 2 tahun.
Kecam Pembakaran Alquran, Presiden Venezuela: Sebagai Kristen, Saya Merasakan jika Alkitab Dibakar
Meski demikian Hummelgaard tidak menyebut kapan parlemen akan melakukan voting untuk mengesahkan RUU tersebut.
Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen bulan lalu mengatakan, pemerintah akan berusaha untuk mencari alat hukum yang memungkinkan pihak berwenang mencegah pembakaran kitab suci Alquran di depan kedutaan besar negara lain di Denmark.
Denmark Perketat Pengawasan di Perbatasan, Buntut Pembakaran Alquran
Negara tetangganya, Swedia, juga mempertimbangkan untuk mencari cara membatasi aksi pelecehan Alquran guna mengurangi ketegangan dengan negara-negara Muslim. Swedia menghadapi ancaman serangan teroris menyusul serangkaian pembakaran Alquran yang terjadi sejak Januari lalu.
Editor: Anton Suhartono