Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap WN China di Bandara Soetta, Buronan Most Wanted Kasus Online Scam
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:48:00 WIB
Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran
Pesawat ringan menabrak gedung tertinggi di Kota Beijing, China (Foto: Media Sosial)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Pesawat ringan menabrak gedung tertinggi di Kota Beijing, China, CITIC, Jumat (26/6/2026). Momen mengerikan itu terekam kamera hingga viral di media sosial.

Akibat insiden yang terjadi pukul 17.55 waktu setempat itu, seorang pilot tewas dan 13 lainnya, yakni yang berada di dalam gedung dan darat, luka.

Saksi mata mengatakan, pesawat menabrak gedung 108 lantai setinggi 528 meter itu hingga hancur berkeping-keping, puing-puingnya jatuh di kanopi lantai bawah gedung dan jalanan. Sementara itu kaca jendela gedung di salah satu lantai bolong.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan, pesawat jatuh dan pecah menjadi beberapa bagian. Selain itu tampak kanopi lantai bawah gedung terbakar setelah tertimpa puing-puing pesawat.

"Sebuah pesawat ringan bermesin tunggal, berkapasitas dua tempat duduk, menabrak gedung tinggi," bunyi pernyataan Pemerintah Distrik Chaoyang, di WeChat, seperti dilaporkan kembali Reuters.

Disebutkan, pilot merupakan satu-satunya orang di dalam pesawat. 

Pihak berwenang masih menyelidiki untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Menara CITIC, memiliki 108 lantai di atas tanah dan 7 di bawah tanah, menampung sekitar 12.000 karyawan.

China memberlakukan pembatasan ketat atas wilayah udara, khususnya di sekitar wilayah perkotaan Beijing, dengan alasan keamanan publik.

Pada April, China mengumumkan akan melarang penjualan drone di Kota Beijing. Selain itu otoritas lebih dulu menerapkan izin bagi semua penerbangan drone di kota tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut