Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak
Advertisement . Scroll to see content

Demonstran Blokir Bandara San Francisco Desak Gencatan Senjata Segera di Gaza

Kamis, 14 Maret 2024 - 06:32:00 WIB
Demonstran Blokir Bandara San Francisco Desak Gencatan Senjata Segera di Gaza
Demonstrasi mendesak gencatan senjata di Gaza semakin marak di AS, termasuk di area acara Presiden Joe Biden (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

LOS ANGELES, iNews.id - Ratusan demonstran pro-Palestina memblokade Bandara Internasional San Francisco, California, Rabu (13/3/2024), mendesak gencatan senjata segera di Jalur Gaza. Massa juga menyerukan penghentian bantuan senjata Amerika Serikat (AS) ke Israel.

Massa meneriakkan yel-yel serta membawa spanduk dengan tulisan 'Permanent Ceasefire Now' (Gencatan Senjata Permanen Sekarang Juga) dan 'Stop Arming Israel' (Setop Mempersenjatai Israel).

Para pejabat bandara mengatakan, terminal internasional tetap beraktivitas namun penumpang harus berjalan menuju lokasi. Demonstran menutup jalan di luar bandara, berbaris, kemudian berjalan-jalan sambil meneriakkan yel-yel.

Penumpang yang ingin ke terminal keberangkatan diminta turun di pusat penyewaan kendaraan untuk naik kereta. Meski demikian tak ada laporan aksi tersebut menyebabkan penundaan penerbangan.

Demonstrasi mendesak gencatan senjata di Gaza juga terjadi di banyak kota di AS dalam beberapa bulan terakhir, termasuk mengincar fasilitas strategis, seperti bandara, lalu lintas, bahkan lokasi acara Presiden Joe Biden. 

Aksi sebelumnya juga dilakukan dengan memblokir jembatan di Kota New York dan Los Angeles. Demonstrasi tentunya juga terjadi di Gedung Putih, termasuk dilakukan para staf kantor presiden, serta Kedubes Israel di Washington DC.

Unjuk rasa besar juga terjadi menjelang pidato kenegaraan Presiden Joe Biden dan ajang penghargaan Piala Oscar di Los Angeles. Acara-acara yang dihadiri Biden kerap menjadi sasaran massa, bahkan dengan menginterupsi pidatonya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut