Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Topan Hagibis, Jepang Bakal Tunda Parade Penobatan Kaisar Naruhito

Kamis, 17 Oktober 2019 - 12:43:00 WIB
Dampak Topan Hagibis, Jepang Bakal Tunda Parade Penobatan Kaisar Naruhito
Kaisar Naruhito (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Pemerintah Jepang akan menunda parade memperingati penobatan kaisar baru Naruhito terkait Topan Hagibis yang memorak-porandakan negara itu pada akhir pekan lalu. Topan terkuat yang melanda Jepang sejak 1958 itu menewaskan hampir 80 orang.

Parade sedianya akan digelar pada 22 Oktober 2019 sebagai rangkaian acara penobatan Kaisar Naruhito yang menggantinya ayahnya, Akihito sejak Mei lalu.

Stasiun televisi NHK melaporkan, ritual Shinto dan perjamuan kekaisaran yang sudah terjadwal sebelumnya tetap digelar sesuai rencana.

"Pemerintah mulai berkoordinasi untuk menunda parade perayaan yang telah direncanakan pada 22 Oktober untuk memastikan mereka melakukan segala upaya untuk menangani masalah di daerah yang dilanda topan," demikian siaran NHK.

Sementara itu Rumah Tangga Kekaisaran dan komite pemerintah yang mengorganisasi acara menolak memberikan komentar terkait laporan tersebut.

Naruhito memang telah resmi menggantikan ayahnya sejak Mei, namun serangkaian upacara dan ritual penobatan belum berakhir dan digelar bulan ini.

Pemerintah Jepang masih berupaya mencari korban Topan Hagibis yang menerjang negara itu pada Sabtu (12/10/2019). Petugas juga membantu pemulihan pascabencana, seperti memperbaiki infrastruktur yang rusak.

Topan menyebabkan banjir di beberapa prefektur. Beberapa daerah terparah akibat banjir adalah Kanagawa, Saitama, dan Nagano. Luapan air sungai menyebabkan rumah terendam hingga lantai 2. 

Hampir 80 orang dinyatakan tewas dan belasan lainnya hilang. Selain itu ratusan warga masih mengungsi, termasuk ke rumah kerabat.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut