Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Diundang Rapat Perdana Dewan Perdamaian Gaza di AS, bakal Hadir?
Advertisement . Scroll to see content

Daftar Negara Pemasok Senjata ke Ukraina, Ada yang Berasal dari Penggalangan Dana

Rabu, 27 April 2022 - 11:02:00 WIB
Daftar Negara Pemasok Senjata ke Ukraina, Ada yang Berasal dari Penggalangan Dana
Daftar negara pemasok senjata ke Ukraina, salah satunya AS. (Foto: Wikipedia)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Daftar negara pemasok senjata ke Ukraina berikut masih terus mengirim perlengkapan militernya ke Kiev. Senjata yang mereka kirim pun beragam jenisnya. 

Terhitung sejak 24 Februari lalu, Rusia mulai menginvasi Ukraina. Dari kabar terbaru, mengutip The Times of India, Rusia juga menyerang infrastruktur Ukraina.

Serangan rudal yang menghancurkan lima stasiun kereta api dilakukan setelah pejabat tinggi Pertahanan Amerika Serikat diketahui melakukan kunjungan rahasia dengan kereta ke ibu kota Ukraina. 

Baru-baru ini, Rusia juga memberi peringatan pada AS untuk tidak lagi mengirimkan senjata ke Ukraina. Ultimatum tersebut disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov di saluran TV Rossiya 24. 

Memang sejak Rusia menyatakan perang dengan Ukraina, banyak negara berbondong-bondong memberikan bantuan kemanusiaan maupun pasokan persenjataan untuk membantu pertahanan pasukan. Dengan kekuatan militer Rusia yang menduduki posisi kedua di dunia, sedangkan Ukraina berada di di posisi ke-22 berdasarkan pemeringkatan oleh Global Firepower, tentu ketimpangan tersebut bisa menjadikan kekalahan telak bagi pihak Ukraina. 

Berikut daftar negara pemasok senjata ke Ukraina: 

Amerika Serikat (AS)

Presiden AS, Joe Biden mengesahkan pemberian dana sebesar 800 juta dola AS atau sekitar Rp11,4 triliun untuk bantuan militer Ukraina, pada Kamis (21/4/2022) lalu. Bantuan tersebut berupa persenjataan sistem artileri, peluru, artileri, helikoper, dan pengangkut personel lapis baja. 

Beberapa persenjataan yang dipasok Amerika Serikat antara lain, 1.400 sistem rudal anti-pesawat Stringer, 5.100 rudal anti-tank Javelin, 3 kapal patroli, 16 helikopter Mi-17, 4 radar pelacak artileri, 2.000 senjata anti-armor ringan, 300 peluncur granat dan amunisi, 600 senapan, 600 senapan mesin, 1.000 pistol. Selain itu, AS juga mengirim 55.000 set pelindung tubuh, 55.000 helm, 40 juta butir peluru senjata ringan, 1 juta butir peluru granat, mortir, dan artileri, 170 Humvee, 6.000 sistem anti-armor AT-4, 400 drone Switchblade, 18 Howitzer 155mm dengan 40.000 peluru artileri, 200 pengangkut personel lapis baja M113, 10 radar kontra-artileri, 2 radar pengawasan udara, serta peralatan pelindung kimia, biologi, radiologi, dan bahan bakar peledak C-4 yang tidak disebutkan jumlahnya. 

Inggris

Inggris memasok sekitar 6.000 rudal pertahanan ke Ukraina. Dana yang dikeluarkan untuk bantuan tersebut mencapai 30 juta poundsterling atau setara 40 juta dolar AS, yang digunakan untuk memfasilitasi liputan BBC di kawasan Ukraina dan biaya untuk tentara serta pilot negara tersebut. 
Mengutip Antara, Menteri Inggris, Boris Johnson melakukan kerja sama dengan sekutu-sekutu di NATO dalam upaya meningkatkan dukungan militer dan ekonomi Ukraina. 

Daftar negara pemasok senjata ke Ukraina, salah satunya Inggris. (Foto: Sindonews.com))
Daftar negara pemasok senjata ke Ukraina, salah satunya Inggris. (Foto: Sindonews.com))

Adapun senjata yang dikirimkan Inggris berupa 10.000 rudal jarak pendek, 10.000 rudal anti-tank, kendaraan lapis baja Saxon, sistem pertahanan udara Sky Saber, pelindung tubuh, dan kacamata penglihatan malam.

Polandia

Perdana Menteri Polandia, Mateusz Morawiecki menyatakan pemerintah Polandia memberikan bantuan tank ke Ukraina, dengan nominal sebesar lebih dari 1,6 miliar dolar AS. Polandia juga memberikan bantuan humanisme dengan menyiapkan gedung lembaga publik bagi lebih dari satu juta warga Ukraina untuk melakukan pengungsian. 

Diketahui, Polandia memasok puluhan ribu peluru, amunisi artileri, rudal anti-pesawat, mortir ringan, dan drone pengintai. 

Spanyol 

Spanyol juga berada di antara sederet negara yang memberikan pasokan senjata untuk Ukraina. Peralatan militer dari Spanyol tersebut seberat 200 ton, yang mencakup kendaraan angkut berat dan amunisi. 

Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles mengatakan pada Jumat, 4 Maret 2022, pihaknya telah menyiapkan 1.370 peluncur granat anti-tank, 700.000 senapan mesin, dan senapan mesin ringan yang akan dikirimkan lewat jalur udara dengan 2 buah pesawat. 

Pesawat tersebut akan mendarat pada perbatasan Ukraina-Polandia agar pasukan militer Ukraina bisa segera mengambilnya. Adapun rincian persenjataan yang dipasok Spanyol berupa 1.370 peluncur granat, 700.000 butir amunisi dan senapan mesin ringan, 20 ton obat-obatan, pertahanan, dan alat pelindung diri seperti helm, jaket anti-peluru, dan rompi pelindung NBC (nuklir-biologis-kimia). 

Jerman

Jerman memberikan dana sebesar 37 juta euro atau setara Rp376 miliar untuk membantu pembangunan ulang infrastruktur Ukraina, terutama membangun permukiman dan jaringan listrik. Selain itu, Jerman juga tengah dalam pertimbangan untuk menyetujui pengiriman 100 kendaraan tempur infanteri tua Marder ke Ukraina. 

Daftar negara pemasok senjata ke Ukraina, salah satunya Jerman. (Foto: Raytheon)
Daftar negara pemasok senjata ke Ukraina, salah satunya Jerman. (Foto: Raytheon)

Jerman memasok 1.000 senjata anti-tank dan 500 rudal Stinger, 1.500 rudal anti-pesawat, perlengkapan penglihatan malam, 100 senapan mesin dan amunisi, serta izin yang diberikan negara lain untuk mengirimkan 14 kendaraan lapis baja.

Belanda

Negara Kincir Angin Belanda melakukan penggalangan dana sebesar 106 juta euro atau setara Rp1,66 triliun rupiah untuk disumbangkan pada warga Ukraina. 
Dari laporan terbaru, mengutip VOI, Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte mengatakan, negaranya siap memasok kendaraan lapis baja untuk Ukraina, serta masih menimbang-nimbang bantuan senjata berat tambahan. 

Adapun sejumlah bantuan yang telah Belanda kirimkan meliputi 200 rudal anti-pesawat Stinger, 3.000 helm tempur, 2.000 rompi fragmentasi dengan pelat baja, 100 senapan sniper, 30.000 keping amunisi, 400 peluncur granat roket, dan 50 senjata anti-tank Panzerfaust-3.

Kanada

Ukraina telah menerima bantuan dari Kanada berupa persenjataan militer yang mencakup senapan mesin, peralatan pengintai, dan senapan. Kanada menjadi salah satu negara yang mengecam gerakan invasi Rusia ke Ukraina. 

Daftar negara pemasok senjata ke Ukraina salah satunya Kanada. (Foto: military.com)
Daftar negara pemasok senjata ke Ukraina salah satunya Kanada. (Foto: military.com)

Adapun rincian persenjataan yang dipasok Kanada adalah 4.500 peluncur roket M72, 1.600 rompi fragmentasi, 7.500 granat tangan, pistol, karabin, 1,5 juta butir amunisi, senapan sniper, perlengkapan pelindung berupa helm, armor tubuh, masker gas, dan perlengkapan penglihatan malam. 

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut