Coba Hentikan Perampokan, Pelacur Transgender di Paris Dibunuh
PARIS, iNews.id - Lima orang ditangkap karena diduga membunuh seorang transgender di Paris, Prancis. Pelacur transgender itu dibunuh saat mencoba menghentikan pelaku yang merampok kliennya di sebuah taman Paris.
Kasus ini memicu kemarahan di antara kelompok-kelompok hak asasi LGBT.
Dilaporkan AFP, Selasa (28/8/2018), Vanesa Campos (36) asal Peru, tewas ditembak pada Jumat (17/8/2018) malam di Bois de Boulogne.
Ratusan pekerja seks dan aktivis berbaris di Paris untuk mengenang Campos. (Foto: Twitter)
Universitas Perempuan di Jepang Terima Mahasiswa Transgender pada 2020
Lokasi itu merupakan taman besar yang berda di tepi barat Paris, yang digunakan oleh para pekerja seks selama bertahun-tahun.
Sebanyak delapan orang ditahan sehubungan dengan kematiannya dan lima orang kini dituduh melakukan pembunuhan serta perampokan. Sumber menyebut mereka sudah ditahan di penjara.
Myanmar Gelar Festival LGBT di Tempat Umum
Ratusan pekerja seks dan aktivis melakukan aksi masa di Paris untuk mengenang Campos. Mereka memegang mawar putih dan spanduk bertuliskan, "Keadilan untuk Vanesa" seraya meneriakkan, "Pembunuhan transgender, negara terlibat".
Editor: Nathania Riris Michico