Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mercedes-Benz Terancam Dilarang Jual Mobil di AS, Takut Kepemilikan Saham China
Advertisement . Scroll to see content

China Tak Terima Disebut Campuri Urusan Politik Australia

Jumat, 08 Desember 2017 - 18:39:00 WIB
China Tak Terima Disebut Campuri Urusan Politik Australia
Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.idChina memprotes pernyataan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull yang menyebutkan bahwa Partai Komunis menginterfensi urusan dalam negeri negara itu.

Turnbull menyatakan, belum pernah terjadi sebelumnya bahwa kekuatan asing semakin canggih dalam memengaruhi proses politik di Australia dan dunia. Dia mengarahkan pernyataanya itu salah satunya merujuk ke China.

"Laporan media menyebutkan Partai Komunis China bekerja secara diam-diam mengganggu media massa dan universitas kami, dan bahkan keputusan dari parlemen di gedung ini. Kami menanggapi laporan ini dengan sangat serius,” kata Turnbull, kemarin.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang menegaskan Beijing sangat terkejut dengan pernyataan Turnbull. Dia menegaskan laporan media Australia tersebut tidak bertanggung jawab, penuh dengan prasangka, tidak berdasar, dan meracuni atmosfer hubungan kedua negara.

"Kami sangat tidak puas dengan hal ini, dan telah mengajukan pernyataan serius kepada pihak Australia," tegasnya, dikutip dari Reuters, Jumat (8/12/2017).

China, kata dia, selalu menghormati prinsip untuk tidak mencampuri urusan politik dalam negeri Australia.

"Kami meminta kepada orang Australia untuk menolak pemikiran dan prasangka Perang Dingin terhadap China. Berhenti membuat komentar yang salah yang dapat merugikan kepercayaan bersama, politik, dan kerja sama yang saling menguntungkan, dan mengambil langkah efektif untuk menghilangkan dampak negatif," tegasnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut