Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Megawati Kirim Surat Duka atas Wafatnya Khamenei, Tegaskan Sikap Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Advertisement . Scroll to see content

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Selasa, 03 Maret 2026 - 14:59:00 WIB
China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel
China membantah spekulasi negaranya membantu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat dan Israel (Foto: Politico)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - China membantah spekulasi negaranya membantu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Negeri Tirai Bambu merupakan sekutu dagang utama Iran, termasuk minyak.

Menteri Luar Negeri Iran Wang Yi, Senin (2/3/2026), menegaskan negaranya menyebut pemerintah Iran sebagai sahabat, namun memperjelas sikap mereka mendukung hak Iran untuk mempertahankan wilayahn dan kepentingan keamanannya. 

Namun, Wang Yi menegaskan China tak mendukung pembalasan apa pun oleh Iran.

Kementerian Luar Negeri (Kemnlu) China kemudian mengeluarkan pernyataan yang membantah bahwa negaranya memasok senjata atau membantu Iran secara militer. Iran menegaskan, dukungan China terhadap Iran sebatas dukungan dan moral.

Dalam pernyataan pasca-serangan gabungan AS-Israel, China mengutuk kedua negara itu dengan mengatakan negosiasi nuklir baru-baru ini dengan Iran seharusnya berjalan sesuai rencana. 

Wang mengatakan kepada mitra-mitranya dari Oman dan Prancis, AS dan Israel sengaja menggagalkan diplomasi tersebut, menjerumuskan kawasan ke dalam kondisi yang tidak bisa dipulihkan lagi.

China mengimpor sekitar 70 persen minyak dari negara Timur Tengah. Sekitar setengahnya dipasok melalui Selat Hormuz yang kini ditutup Iran. 

Sebagian besar impor mintak China berasal dari Iran, selain Irak, Arab Saudi, dan Kuwait.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut