China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel
BEIJING, iNews.id - China membantah spekulasi negaranya membantu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Negeri Tirai Bambu merupakan sekutu dagang utama Iran, termasuk minyak.
Menteri Luar Negeri Iran Wang Yi, Senin (2/3/2026), menegaskan negaranya menyebut pemerintah Iran sebagai sahabat, namun memperjelas sikap mereka mendukung hak Iran untuk mempertahankan wilayahn dan kepentingan keamanannya.
Namun, Wang Yi menegaskan China tak mendukung pembalasan apa pun oleh Iran.
Kementerian Luar Negeri (Kemnlu) China kemudian mengeluarkan pernyataan yang membantah bahwa negaranya memasok senjata atau membantu Iran secara militer. Iran menegaskan, dukungan China terhadap Iran sebatas dukungan dan moral.
Iran Tegaskan Selat Hormuz Ditutup, Ancam Bakar Kapal yang Coba Melintas!
Dalam pernyataan pasca-serangan gabungan AS-Israel, China mengutuk kedua negara itu dengan mengatakan negosiasi nuklir baru-baru ini dengan Iran seharusnya berjalan sesuai rencana.
Iran Ngamuk, AS Perintahkan Seluruh Warganya Tinggalkan Timur Tengah
Wang mengatakan kepada mitra-mitranya dari Oman dan Prancis, AS dan Israel sengaja menggagalkan diplomasi tersebut, menjerumuskan kawasan ke dalam kondisi yang tidak bisa dipulihkan lagi.
China mengimpor sekitar 70 persen minyak dari negara Timur Tengah. Sekitar setengahnya dipasok melalui Selat Hormuz yang kini ditutup Iran.
Sebagian besar impor mintak China berasal dari Iran, selain Irak, Arab Saudi, dan Kuwait.
Editor: Anton Suhartono