Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:43:00 WIB
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai dengan AS secara terpisah (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

PARIS, iNews.id - Bukan hanya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Presiden IranMasoud Pezeshkian juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai untuk mengakhiri konflik kedua negara. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, yang meyakini dokumen tersebut telah ditandatangani oleh kedua kepala negara.

"Saat ini, saya berasumsi naskah tersebut telah ditandatangani secara resmi oleh presiden kedua negara. Saya kira sudah ditandatangani," kata Baghaei, dalam wawancara dengan stasiun televisi Iran, Kamis (18/6/2026).

Pernyataan tersebut memperkuat pengumuman sebelumnya dari Trump yang mengaku telah menandatangani MoU perjanjian damai dengan Iran. Menurut Baghaei, proses penandatanganan oleh kedua pemimpin menjadi bagian penting dalam upaya mengakhiri perang yang berlangsung sejak 28 Februari lalu.

Trump sebelumnya mengatakan telah membubuhkan tanda tangannya pada dokumen MoU tersebut, Rabu (17/6/2026) malam waktu Prancis. Penandatanganan dilakukan di Istana Versailles, disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

"Saya baru saja menandatanganinya (MoU)," kata Trump kepada wartawan.

Sebelumnya, portal berita Axios melaporkan Trump telah menandatangani salinan MoU perjanjian damai dengan Iran saat menghadiri jamuan makan malam bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Versailles. Foto dokumen yang telah ditandatangani juga disebut telah dikirim ke Iran serta negara-negara mediator yang terlibat dalam proses perundingan.

Sementara itu, Macron turut merilis video yang memperlihatkan Trump menandatangani dokumen tersebut. Dalam unggahannya di media sosial X, Macron menyebut langkah itu sebagai momentum penting menuju perdamaian.

“Presiden Trump menandatangani perjanjian antara Iran dan Amerika Serikat malam ini di Versailles,” tulis Macron.

Macron menambahkan perjanjian tersebut membuka jalan menuju perdamaian yang lebih langgeng sekaligus memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz yang selama ini menjadi salah satu titik ketegangan utama di kawasan.

"Ini adalah langkah penting ke arah yang tepat bagi rekan-rekan senegara yang segera memungkinkan penurunan harga energi,” ujarnya.

Dalam video yang dibagikan Macron, Trump tampak didampingi Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, sementara Macron duduk di sampingnya saat proses penandatanganan berlangsung.

Meski dokumen telah ditandatangani, pengesahan resmi MoU baru akan dilakukan pada Jumat (19/6/2026) di Jenewa, Swiss. Upacara tersebut akan dihadiri oleh para kepala juru runding dari AS dan Iran, bukan oleh Trump maupun Pezeshkian secara langsung.

Perjanjian damai itu berlaku selama 60 hari ke depan dan menandai berakhirnya perang antara AS dan Iran yang telah berlangsung sejak akhir Februari 2026.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut