Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bos Kartel Narkoba Tewas, Meksiko Mencekam
Advertisement . Scroll to see content

Bos Kartel Meksiko El Mencho Tewas, Persembunyian Terbongkar gegara Kekasih

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:51:00 WIB
Bos Kartel Meksiko El Mencho Tewas, Persembunyian Terbongkar gegara Kekasih
Pemimpin kartel CJNG Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho (dok. Deplu AS)
Advertisement . Scroll to see content

MEXICO CITY, iNews.id - Pemimpin kartel Jalisco New Generation atau CJNG, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, tewas setelah operasi besar-besaran militer Meksiko di negara bagian Jalisco, Minggu (22/2/2026). Otoritas Meksiko menyebut, keberhasilan operasi itu berawal dari pengawasan terhadap salah satu kekasih El Mencho.

Seperti dilansir dari AP, Menteri Pertahanan Meksiko Jenderal Ricardo Trevilla mengatakan, pasukan khusus menemukan sang bos kartel bersembunyi di  wilayah asalnya. Operasi tersebut turut melibatkan informasi intelijen dari Amerika Serikat.

Secara keseluruhan, lebih dari 70 orang dilaporkan tewas dalam operasi dan gelombang kekerasan susulan. Korban termasuk anggota pasukan keamanan, tersangka anggota kartel, serta warga lainnya.

Menurut Trevilla, aparat militer berhasil melacak bos kartel tersebut setelah mengidentifikasi rekan dekat salah satu kekasih El Mencho. Orang tersebut mengantar sang perempuan ke Tapalpa, Jalisco, untuk bertemu El Mencho pada Jumat sebelumnya. Lokasi persis persembunyian dipastikan melalui tambahan informasi intelijen dari AS.

Setelah perempuan itu meninggalkan lokasi keesokan harinya, pasukan khusus Meksiko segera mematangkan rencana penyergapan. Tentara dan Garda Nasional membentuk blokade darat, sementara enam helikopter dan unit pasukan tambahan disiagakan di wilayah perbatasan Jalisco. Angkatan Udara Meksiko juga memberikan dukungan pengintaian udara.

Operasi dimulai pada dini hari Minggu setelah keberadaan target dipastikan. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum terus menerima pembaruan situasi selama kunjungan kerjanya di wilayah utara negara itu.

Trevilla menggambarkan respons kelompok kriminal tersebut sangat brutal. Saat pengepungan, El Mencho mencoba melarikan diri bersama dua pengawalnya, sementara kelompok bersenjata berat lainnya menahan laju pasukan. Aparat menyita dua peluncur roket, termasuk model yang pernah digunakan CJNG untuk menembak jatuh helikopter militer pada 2015.

Bentrokan sengit kembali terjadi ketika pasukan khusus menemukan El Mencho bersembunyi di area hutan di pinggiran Tapalpa. Dia dan dua pengawalnya terluka dalam kontak senjata tersebut. Tiga tentara mengalami luka-luka, dan sebuah helikopter militer terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah terkena tembakan.

Setelah lokasi diamankan, El Mencho dan para pengawalnya diterbangkan untuk mendapatkan perawatan darurat. Namun, Trevilla memastikan ketiganya meninggal dunia dalam perjalanan karena kondisi kritis. Jenazah kemudian diterbangkan ke Mexico City guna mencegah potensi aksi balasan.

Sekretaris Keamanan Omar Garcia Harfuch menyebut kekerasan paling parah terjadi di Jalisco, dengan 25 anggota Garda Nasional, seorang petugas lapas, pegawai kejaksaan, dan seorang perempuan sipil tewas, serta 30 pelaku kriminal lainnya. Di negara bagian Michoacan, empat pria bersenjata tewas dan 15 personel keamanan terluka.

Aparat memperingatkan potensi aksi balasan kartel masih terus berlanjut di sejumlah wilayah Meksiko.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut