Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Sisa PD II di Biak Dikirim ke Pusdokkes Polri
Advertisement . Scroll to see content

Bom Sepeda Motor Incar Anggota Parlemen Ukraina, Pengawalnya Tewas

Kamis, 26 Oktober 2017 - 13:02:00 WIB
Bom Sepeda Motor Incar Anggota Parlemen Ukraina, Pengawalnya Tewas
Lokasi ledakan bom di Kiev, Ukraina, yang mengincari anggota parlemen dari partai oposisi (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KIEV, iNews.idAnggota parlemen Ukraina, Ihor Mosiychuk, menjadi sasaran bom pada Rabu 25 Oktober 2017 malam di Distrik Solomensky, Kiev. Ia menderita luka, tapi pengawalnya tewas dalam serangan itu.

Selain pengawal, dua orang lainnya yang berada di lokasi, menderita luka. Salah seorang di antaranya adalah Vitaliy Bala seorang analis politik.

Sementara itu luka yang dialami Mosiychuk termasuk ringan, tidak mengancam nyawa. Anggota parlemen dari partai oposisi, Partai Radikal, itu sempat dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Menteri Dalam Negeri Ukraina Zoryan Shkiryak mengatakan petugas masih menyelidiki kasus ini. Informasi yang diterimanya, bom ditaruh di sepeda motor yang diparkir di lokasi, dekat dengan pintu masuk kantor stasiun televisi.

"Awalnya empat orang mengalami luka dalam ledakan itu. Sayangnya, seorang di antaranya tidak bisa diselamatkan. Ia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit karena terluka parah," kata Shkiryak, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (26/10/2017).

Sejauh ini polisi belum memberikan keterangan terkait pelaku dan motif serangan. Meski demikian, Ketua Partai Radikal Oleh Lyashko mencurigai ada motif politik yang melatarbelakangi upaya pembunuhan terhadap anggotanya itu.

"Kejadian yang mengancam nyawa Mosiychuk ini terkait dengan aktivitas dan posisi politiknya," jelas Lyashko, dalam akun Facebook-nya.

Sejak gerakan perlawanan separatis Ukraina yang didukung Rusia pecah pada 2014, serangan bom beberapa kali terjadi. Tapi bom menggunakan kendaraan relatif jarang terjadi.

Pada Juni lalu, seorang anggota intelijen Ukraina berpangkat kolonel terbunuh akibat bom mobil di pusat Kota Kiev. Lalu pada 2016, seorang jurnalis investigasi Pavel Sheremet tewas setelah mobilnya dipasang bom.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut