Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zelensky Tuduh Rusia Kirim Drone Kamikaze ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel
Advertisement . Scroll to see content

Bom Klaster Iran Mengerikan, Israel Waswas Kehabisan Rudal Pencegat

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:04:00 WIB
Bom Klaster Iran Mengerikan, Israel Waswas Kehabisan Rudal Pencegat
Israel dilaporkan mulai waswas kehabisan rudal pencegat di tengah gelombang serangan Iran yang semakin intens (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Israel dilaporkan mulai waswas kehabisan rudal pencegat di tengah gelombang serangan Iran yang semakin intens. Kekhawatiran itu muncul setelah beberapa laporan menyebut Iran menggunakan bom klaster pada rudal-rudalnya, yang membuat sistem pertahanan udara Israel berada di bawah tekanan berat.

Situasi tersebut membuat Israel mengeluh kepada Amerika Serikat karena persediaan rudal pencegat untuk menangkis serangan Iran mulai menipis. Di tengah klaim Washington bahwa kemampuan rudal balistik Iran telah terkuras akibat serangan balasan, ancaman terhadap Israel justru dinilai masih sangat tinggi.

Seorang sumber pejabat AS mengatakan kepada portal berita Semafor bahwa Israel telah mengirim peringatan mengenai menipisnya stok proyektil sistem pencegat rudal balistik. Peringatan itu disampaikan di tengah derasnya serangan rudal yang diluncurkan Iran.

Menurut laporan tersebut, Israel sudah memberi tahu AS pada awal pekan ini bahwa persediaan rudal pencegatnya berkurang sangat signifikan.

“Israel diyakini memasuki perang dengan jumlah pencegat minim setelah konfrontasi pada musim panas lalu dengan Iran,” demikian bunyi laporan Semafor, dikutip Minggu (15/3/2026).

Sistem pertahanan rudal jarak jauh Israel juga disebut sangat terganggu oleh serangan bertubi-tubi dari Iran. Situasi semakin rumit karena beberapa laporan mengungkapkan bahwa Teheran mulai memasang bom klaster pada sebagian rudalnya, sehingga satu rudal dapat menyebarkan banyak proyektil dan memperberat kerja sistem pertahanan udara.

Sementara itu, sumber pejabat Amerika Serikat tersebut mengatakan pemerintahannya sebenarnya sudah menyadari keterbatasan sistem pencegat milik Israel sejak beberapa bulan lalu dan telah mengantisipasi kemungkinan tersebut.

Meski demikian, dia mengklaim Amerika Serikat tidak menghadapi kekurangan rudal pencegat seperti yang dialami Israel saat ini.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut