Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, 8 Orang Tewas Termasuk 2 Polisi
QUETTA, iNews.id - Ledakan bom bunuh diri menggunang barat daya Pakistan, Senin (18/2/2020). Setidaknya delapan orang -termasuk dua petugas polisi- tewas dan beberapa lainnya luka dalam serangan itu.
Serangan bunuh diri itu terjadi di Kota Quetta, barat daya Provinsi Balochistan, yang penuh dengan pemberontak.
Pejabat polisi Abdul Razzaq Cheema mengatakan kepada AFP, pengebom bunuh diri muda mencoba memasuki sebuah acara keagamaan tetapi polisi mencegatnya di pagar penghalang keamanan.
"Ketika polisi menggeledahnya, dia meledakkan rompinya, mengakibatkan pembunuhan delapan orang termasuk dua polisi, sementara melukai 23 lainnya," kata Cheema, seperti dilaporkan AFP, Selasa (18/2/2020).
Mortir Ditembakkan dari Afghanistan, 7 Orang Anggota Keluarga Pakistan Tewas
Jumlah korban dikonfirmasi oleh juru bicara rumah sakit setempat, Mohammad Waseem Baig.
Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan itu.
PM Narendra Modi Sebut India Bisa Jadikan Pakistan Butiran Debu Tak Sampai 10 Hari
Serangan itu terjadi pada hari yang sama ketika Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres -yang berada di Pakistan dalam kunjungan tiga hari- memuji situasi keamanan negara yang membaik.
Namun Balochistan, provinsi terbesar dan termiskin di Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran, tetap menjadi rumah bagi pemberontak Islam, separatis, dan sektarian.
Pakistan Kembali Uji Coba Rudal Balistik Ghaznavi
Militan masih melakukan serangan, termasuk di pusat-pusat kota besar dan analis sejak lama memperingatkan Pakistan belum mengatasi akar penyebab ekstremisme.
Editor: Nathania Riris Michico