Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:44:00 WIB
Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak
Volodymyr Zelensky mengungkap dirinya beberapa kali mengajukan tawaran pembicaraan damai kepada Vladimir Putin, namun ditolak (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

KIEV, iNews.id - Presiden UkrainaVolodymyr Zelensky mengungkap dirinya beberapa kali mengajukan tawaran pembicaraan damai kepada Presiden RusiaVladimir Putin, namun ditolak.

Dia menilai Ukraina peru memberikan tekanan lebih kuat terhadap Rusia guna memaksa Putin bertemu di meja perundingan.

Dalam pernyataan di media sosial X, Zelensky mengatakan baru-baru ini dia dan Presiden AS Donald Trump membahas kemungkinan untuk menyelenggarakan pertemuan dengan Putin di Amerika Serikat (AS).

Dia berharap Putin tak akan menolak perundingan damai langsung di AS, karena permintaan langsung dari Trump.

“Dalam format di mana Putin akan jauh lebih sulit untuk menolak, setidaknya kepada Presiden Trump,” ujarnya, dikutip dari Anadolu, Rabu (17/6/2026).

Jika Putin menolak tawaran tersebut, Zelensky menegaskan Ukraina akan memberikan tekanan lebih. Dia tak menjelaskan tekanan yang dimaksud, namun militer Ukraina belakangan ini melancarkan serangan drone yang efektif, bukan hanya ke wilayah di perbatasan, tapi juga jauh ke dalam wilayah Rusia.

“Kita akan lihat apa hasilnya. Jika Rusia juga menolak kesempatan ini, tekanan tambahan akan diperlukan,” ujarnya.

Zelensky melanjutkan, pemerintahannya bersama AS dan Prancis telah membahas kemungkinan untuk mengadakan pembicaraan dengan Rusia di sela-sela KTT G7. Namun usulan itu ditolak Putin.

“Kami menawarkan Putin untuk bertemu di mana saja, di mana keputusan nyata untuk mengakhiri perang dapat dibuat. Dia tidak menginginkannya,” kata Zelensky.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut